LUGAS | BITUNG — Pemerintah Kota Bitung mulai mematangkan persiapan menghadapi Hari Raya Idul Adha melalui rapat koordinasi lintas sektoral yang dipimpin langsung Wali Kota Bitung, Hengky Honandar, S.E., bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), forum lintas sektoral, serta jajaran organisasi perangkat daerah.
Rapat tersebut digelar sebagai langkah antisipatif pemerintah untuk memastikan pelaksanaan Hari Raya Kurban berjalan aman, tertib, dan lancar di tengah tingginya mobilitas masyarakat menjelang perayaan keagamaan umat Muslim itu.
Dalam forum tersebut, berbagai aspek menjadi pembahasan, mulai dari pengamanan lokasi pelaksanaan salat Idul Adha, distribusi hewan kurban, pengawasan kesehatan hewan, pengaturan lalu lintas, hingga kesiapan pelayanan publik selama hari raya berlangsung.
Wali Kota Hengky Honandar menekankan pentingnya koordinasi lintas instansi agar seluruh potensi gangguan maupun hambatan teknis dapat diantisipasi sejak dini.
“Perayaan Idul Adha bukan hanya agenda keagamaan, tetapi juga momentum menjaga kebersamaan dan stabilitas daerah. Karena itu seluruh unsur harus bergerak bersama memastikan masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan aman dan nyaman,” ujar Hengky dalam rapat tersebut.
Pemerintah Kota Bitung juga menyoroti pentingnya pengawasan terhadap kesehatan hewan kurban guna mencegah potensi penyebaran penyakit hewan menular, termasuk memastikan proses distribusi dan penyembelihan berjalan sesuai ketentuan.
Selain aspek teknis, rapat lintas sektoral itu turut menegaskan komitmen menjaga harmonisasi sosial dan toleransi antarumat beragama di Kota Bitung yang selama ini dikenal sebagai daerah dengan tingkat keberagaman tinggi.
Menurut Hengky, stabilitas keamanan dan kerukunan masyarakat menjadi faktor penting dalam menjaga suasana perayaan tetap kondusif.
“Sinergi seluruh pihak harus terus diperkuat agar masyarakat merasakan kehadiran pemerintah dalam setiap momentum keagamaan,” katanya.
Melalui rapat tersebut, Pemkot Bitung berharap koordinasi antarinstansi tidak berhenti pada tahap perencanaan, melainkan berlanjut hingga pengawasan langsung di lapangan selama rangkaian Idul Adha berlangsung.
