Final Youth Kampis Cup: Sandy Sute dan Kriswandi Mohibu Adu Kreativitas, BPPP Tandurusa FC Tantang Ardila FC



LUGAS | BITUNG — Turnamen sepak bola Youth Kampis Cup VI 2026 akhirnya memasuki partai puncak. BPPP Tandurusa FC akan menghadapi Ardila FC dalam laga final yang dijadwalkan berlangsung pada Minggu, 14 Juni 2026, di hadapan ribuan pencinta sepak bola Kota Bitung.

Pertandingan ini bukan sekadar perebutan trofi juara. Final juga menjadi ajang adu kualitas pemain-pemain yang pernah maupun masih berkiprah di kompetisi sepak bola nasional.

BPPP Tandurusa melangkah ke final setelah menyingkirkan PSP Pateten lewat drama adu penalti 4-2 usai bermain imbang 1-1 pada waktu normal. Dalam laga tersebut, kiper Rifky Kiki Mokodompit tampil sebagai pahlawan dengan menggagalkan dua eksekutor lawan dan memastikan langkah timnya ke partai puncak.

Menghadapi Ardila FC, BPPP Tandurusa mengandalkan kekuatan lini tengah yang dikomandoi mantan gelandang Persija Jakarta, Sandy Sute. Bersama kapten tim Haryanto Lamala dan Reza Irfana, Sandy menjadi motor permainan sekaligus pengatur ritme serangan. Pengalaman ketiganya di level kompetisi menjadi modal penting bagi wakil Tandurusa tersebut.

Tak hanya kuat di lini tengah, BPPP Tandurusa juga memiliki pertahanan yang kokoh. Trio Moh Rifal, Abdurahman, dan Yohanes menjadi tembok utama di lini belakang. Ketiganya tampil konsisten sepanjang turnamen dengan disiplin menjaga area pertahanan serta kuat dalam duel-duel udara maupun situasi bola mati.

Di kubu Ardila FC, ancaman datang dari hampir semua lini. Tim besutan Rahmat Poci Rifai bersama asistennya Kadar Usman diperkuat sejumlah pemain yang masih aktif bermain bersama Malut United di Liga 1, serta pemain yang memperkuat PSMS Medan dan klub profesional lainnya.

Selain mengandalkan kecepatan Juliardi dan Taufiq Rustam di sektor depan, Ardila FC memiliki Kriswandi Mohibu sebagai kreator permainan di lini tengah. Kemampuannya membaca ruang, mendistribusikan bola, dan membangun serangan menjadi salah satu kekuatan utama Ardila FC sepanjang turnamen. Di belakangnya, Rendy Gagola berperan sebagai gelandang jangkar yang menjaga keseimbangan permainan sekaligus menjadi pemutus serangan lawan.

Ardila juga datang dengan lini pertahanan yang tak kalah tangguh. Nama Safrudin Tahar, Rifky Mokoagow, dan Fahmi Vatih menjadi palang pintu utama yang menjaga area pertahanan. Ketiganya dikenal memiliki kemampuan membaca permainan dengan baik, disiplin dalam menjaga posisi, serta kuat dalam duel satu lawan satu.

Karena itu, duel final nanti diperkirakan tidak hanya ditentukan oleh kreativitas lini tengah, tetapi juga oleh siapa yang mampu memenangkan pertarungan di lini belakang. Di satu sisi ada benteng BPPP Tandurusa yang dikawal Moh Rifal, Abdurahman, dan Yohanes. Di sisi lain, Ardila FC memiliki Safrudin Tahar, Rifky Mokoagow, dan Fahmi Vatih yang siap meredam serangan lawan.

Duel lini tengah juga dipastikan menjadi salah satu sorotan utama. Sandy Sute yang dikenal piawai mengatur tempo permainan akan berhadapan langsung dengan Kriswandi Mohibu, otak serangan Ardila FC. Siapa yang mampu mendominasi sektor tersebut berpeluang besar mengendalikan jalannya pertandingan.

Di atas kertas, Ardila FC unggul dari sisi kedalaman skuad dan kecepatan pemain depan. Namun BPPP Tandurusa datang dengan modal organisasi permainan yang solid, pertahanan yang disiplin, serta mental bertanding yang telah teruji setelah melewati semifinal yang menegangkan.

Final Youth Kampis Cup VI 2026 diperkirakan menghadirkan pertarungan terbuka antara dua tim dengan karakter berbeda. Ardila FC mengandalkan kombinasi kecepatan, kreativitas, dan pengalaman pemain profesional. Sementara BPPP Tandurusa bertumpu pada kekuatan kolektif, keseimbangan permainan, serta kokohnya lini pertahanan.

Minggu nanti, lapangan akan menjadi panggung pembuktian. Ketika kreativitas bertemu pengalaman, dan ketika dua tembok pertahanan terbaik saling berhadapan, hanya satu tim yang berhak mengangkat trofi juara Youth Kampis Cup VI 2026.

0/Post a Comment/Comments

LUGAS 28th
Ads1
Ads1