Fradian Husain Tampil Heroik, PSP Pateten Singkirkan Gembel Elite Lewat Drama Penalti


LUGAS | BITUNG — Stadion Dua Saudara, Kota Bitung, bergemuruh pada Rabu sore, 9 Juni 2026. PSP Pateten memastikan tiket semifinal Youthkampis Cup VI 2026 setelah menundukkan Gembel Elite lewat drama adu penalti dengan skor 4-3 dalam laga perempat final yang berlangsung panas dan penuh tensi tinggi.


Kemenangan dramatis PSP Pateten dipastikan melalui tendangan penalti terakhir pemain bernomor punggung 18, Irja Silangen. Dalam situasi penuh tekanan, Irja tampil tenang dan sukses mengecoh penjaga gawang Gembel Elite,  Yuda Pratama sebelum bola meluncur mulus ke dalam gawang. 

Namun kemenangan PSP Pateten tidak lepas dari penampilan heroik penjaga gawang Fradian Husain. Kiper bernomor punggung 1 itu menjadi pahlawan kemenangan setelah berhasil menggagalkan dua penendang Gembel Elite dalam babak adu penalti.


Dua penyelamatan penting Fradian membuat mental pemain PSP Pateten meningkat sebelum akhirnya Irja Silangen memastikan kemenangan dramatis 4-3 sekaligus mengantar timnya melaju ke semifinal.

Pertandingan kedua tim bertabur bintang itu berlangsung sengit sejak menit awal. Diperkuat sejumlah pemain Liga 1 dan Liga 2, baik PSP Pateten maupun Gembel Elite sama-sama tampil menyerang dan memperagakan permainan terbuka di hadapan ratusan penonton yang memadati Stadion Dua Saudara. 


Laga tersebut dipimpin wasit Liga 1 Indonesia, Yubel Polii, yang dibantu Asisten Wasit 1 Ricky Timbuleng dan Asisten Wasit 2 Guntur Sujatmiko. Meski pertandingan berlangsung dalam tensi tinggi dan beberapa kali diwarnai protes kecil pemain, jalannya laga tetap berlangsung aman dan kondusif.

PSP Pateten menurunkan Fradian Husain di bawah mistar. Lini belakang diperkuat Rizal M. Udin, Imade Dwi Wijang Putra, Adrian Daud, dan Bilal Barah Handus. Di lini tengah, M. Rifai Marsi, Sadli Ahmad, serta Firman Jafar yang dipercaya sebagai kapten berusaha mengatur ritme permainan. Sedangkan lini depan dipercayakan kepada Sunawan Rusni, Terrence Puhiri, dan Ronaldo.

Sementara Gembel Elite tampil dengan Yuda Pertama sebagai penjaga gawang. Andre Karundeng, M. Sabillah, Risal BC, dan Ucok M. Yahya menjaga lini pertahanan. Di sektor tengah, Brian Pondaak, Daud Kotulus, dan Rian Lasut sebagai kapten menjadi motor permainan. Sedangkan Julio Manarifit, Alfi Wodje, dan Irfan Mufo mengisi lini serang.


Sejak peluit awal dibunyikan, pertandingan berlangsung dalam tempo tinggi. Gembel Elite sempat tampil lebih agresif pada babak pertama melalui tekanan cepat dari sisi sayap. PSP Pateten pun terlihat kesulitan mengembangkan permainan karena chemistry antarpemain belum sepenuhnya terbentuk.

Striker PSP Pateten, Terrence Puhiri, mengakui timnya sempat kehilangan ritme permainan pada awal laga.

“Babak pertama kami memang agak kesulitan karena chemistry belum dapat. Tapi setelah ada instruksi pelatih untuk main bola kaki ke kaki, permainan mulai berkembang,” ujar pemain Liga 1 yang memperkuat PS Sleman tersebut.

Memasuki babak kedua, tempo pertandingan semakin meningkat. PSP Pateten mulai menemukan pola permainan dan beberapa kali menciptakan peluang emas. Namun hingga waktu normal berakhir, kedua tim gagal memecah kebuntuan sehingga pertandingan harus ditentukan melalui adu penalti.


Pelatih PSP Pateten, Suwarno Humanti, mengaku bersyukur atas perjuangan para pemain yang tetap disiplin menjalankan instruksi hingga akhir pertandingan.

“Memang chemistry pemain masih kurang karena beberapa pemain baru pertama kali bermain bersama. Tapi syukur mereka masih bisa menjalankan instruksi strategi sampai pertandingan selesai,” ujar mantan striker PSP Pateten/Persbit Bitung era 1990-an itu.

Sementara itu, Ketua Panitia Youthkampis Cup VI 2026, Sofiandi Mundiahi, menilai pertandingan tersebut menjadi salah satu laga terbaik sepanjang turnamen berlangsung.


“Pertandingan sore ini sangat menarik karena kedua tim sama-sama diperkuat pemain-pemain Liga 1 dan Liga 2,” ujar Sofiandi.

Menurut dia, tingginya kualitas pertandingan dan antusiasme penonton menunjukkan sepak bola masih menjadi hiburan utama masyarakat Kota Bitung.

“Antusiasme masyarakat sangat luar biasa. Ini menunjukkan sepak bola masih menjadi hiburan sekaligus pemersatu masyarakat Kota Bitung,” katanya.

Panitia pelaksana juga memastikan laga berikutnya diprediksi tidak kalah seru. Duel antara RR United menghadapi BP3 Tandurusa dijadwalkan berlangsung besok di Stadion Dua Saudara.

“Besok pertandingan yang tidak kalah seru akan tersaji antara RR United melawan BP3 Tandurusa. Kedua tim juga diperkuat pemain-pemain Liga 1 dan 2 hingga pemain asing,” ujar Sofiandi.

Kemenangan dramatis 4-3 lewat adu penalti itu memastikan PSP Pateten menjadi salah satu tim yang melaju ke semifinal Youthkampis Cup VI 2026, turnamen yang kini semakin menyita perhatian pecinta sepak bola Sulawesi Utara.


0/Post a Comment/Comments

LUGAS 28th
Ads1
Ads1