Hengky Honandar Hadiri Bedah Rumah Polres Bitung, Perkuat Sinergi Kemanusiaan di Hari Bhayangkara ke-80



LUGAS | BITUNG — Di sela agenda pemerintahan yang padat, Wali Kota Bitung Hengky Honandar memilih hadir di Kelurahan Makawidey, Kecamatan Aertembaga, Senin siang, 15 Juni 2026. Di lokasi itu, Polres Bitung memulai pembangunan rumah bagi keluarga Suhadad Jokoh, salah satu warga yang selama bertahun-tahun tinggal dalam kondisi serba terbatas.


Kehadiran Hengky bukan sekadar memenuhi undangan seremonial. Ia berdiri bersama Kapolres Bitung AKBP Albert Zai, pejabat kepolisian, tokoh agama, dan warga setempat dalam prosesi peletakan batu pertama program bedah rumah yang menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80.

Di tengah berbagai kegiatan sosial yang digelar Polres Bitung menjelang Hari Bhayangkara, program bedah rumah menjadi salah satu yang paling menyentuh. Rumah milik keluarga Suhadad Jokoh dipilih setelah melalui peninjauan lapangan. Kondisinya dinilai tidak layak huni. Bangunan sederhana itu selama ini ditempati empat anggota keluarga, termasuk sang istri yang telah mengalami kebutaan permanen selama kurang lebih satu dekade akibat komplikasi penyakit.

Pemerintah Kota Bitung memberi dukungan penuh terhadap program tersebut. Kehadiran langsung Wali Kota Hengky Honandar menunjukkan bahwa upaya membantu masyarakat tidak bisa hanya dilakukan oleh satu institusi. Dibutuhkan kolaborasi antara pemerintah daerah, aparat kepolisian, tokoh agama, dan masyarakat agar bantuan yang diberikan benar-benar menyentuh kebutuhan warga.


Prosesi peletakan batu pertama berlangsung sederhana namun sarat makna. Setelah doa bersama yang dipimpin Gembala KGPM Makawidey Pdt. Sisca Yunita Lambey, peletakan batu pertama dilakukan secara simbolis oleh tokoh agama, Wali Kota Bitung, Kapolres Bitung, keluarga penerima bantuan, dan perwakilan pekerja pembangunan.

Bagi Polres Bitung, program tersebut menjadi bagian dari implementasi tema Hari Bhayangkara ke-80, yakni menghadirkan Polri yang semakin dekat dengan masyarakat. Sementara bagi Pemerintah Kota Bitung, kegiatan itu menjadi contoh nyata bahwa pembangunan tidak hanya diukur dari proyek fisik berskala besar, tetapi juga dari kemampuan menghadirkan harapan bagi warga yang membutuhkan.


Kehadiran Hengky Honandar dalam kegiatan tersebut sekaligus memperlihatkan eratnya sinergi antara Pemerintah Kota Bitung dan Polres Bitung dalam menjalankan program-program kemasyarakatan. Kolaborasi semacam itu dinilai penting untuk memastikan setiap kebijakan dan kegiatan sosial dapat memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.

Menjelang peringatan Hari Bhayangkara ke-80, peletakan batu pertama rumah keluarga Suhadad Jokoh menjadi lebih dari sekadar seremoni pembangunan. Di atas pondasi yang mulai disusun itu, tersimpan pesan tentang kepedulian, kebersamaan, dan kerja bersama lintas institusi untuk menghadirkan kehidupan yang lebih layak bagi warga Kota Bitung.


0/Post a Comment/Comments

LUGAS 28th
Ads1
Ads1