LUGAS | KOTA BEKASI – Upaya membangun keamanan yang berkelanjutan tidak hanya dilakukan melalui pendekatan penegakan hukum, tetapi juga melalui ruang dialog yang terbuka dan partisipatif. Semangat tersebut diwujudkan Polsek Bekasi Selatan melalui kegiatan Jaga Bekasi On The Spot yang digelar di Perumahan Grand Galaxy City, RT 03 RW 19, Jalan Edelweis Barat IV, Kelurahan Jakasetia, Kecamatan Bekasi Selatan. Rabu, (10/6/2026).
Dalam kegiatan tersebut, Kapolsek Bekasi Selatan Kompol Suparmin, S.H., M.H., didampingi Kanit Propam Ipda Kus Haryanto, dan Bhabinkamtibmas Jakasetia, Aiptu. H. M. Fathulloh, melaksanakan dialog interaktif bersama tokoh agama setempat, Ustadz Verry. Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban sebagai bagian dari upaya menyerap aspirasi, masukan, serta informasi terkait perkembangan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di lingkungan sekitar.
Kapolsek dalam keterangannya menyampaikan bahwa tokoh agama memiliki peran strategis sebagai penjaga moral sekaligus perekat sosial di tengah masyarakat. Oleh karena itu, sinergi antara kepolisian dan para pemuka agama menjadi elemen penting dalam membangun ketahanan sosial yang mampu mencegah munculnya berbagai potensi gangguan kamtibmas, mulai dari konflik sosial, kenakalan remaja, hingga penyebaran paham-paham yang berpotensi memecah persatuan.
“Keamanan yang kondusif tidak dapat dibangun oleh kepolisian semata. Dibutuhkan kolaborasi seluruh elemen masyarakat, termasuk para tokoh agama yang memiliki pengaruh besar dalam menanamkan nilai-nilai moderasi, persaudaraan, dan kepedulian sosial. Melalui dialog seperti ini, kami ingin memastikan bahwa setiap aspirasi masyarakat dapat didengar dan menjadi bagian dari upaya bersama menjaga Bekasi tetap aman, harmonis, dan produktif,” ujar Kompol Suparmin.
Melalui program Jaga Bekasi On The Spot, Polsek Bekasi Selatan terus memperkuat pendekatan humanis dan partisipatif dalam pemeliharaan kamtibmas. Kehadiran polisi di tengah masyarakat diharapkan tidak hanya menjadi simbol penegakan hukum, tetapi juga mitra strategis yang mampu membangun kepercayaan publik serta memperkuat budaya gotong royong dalam menjaga keamanan lingkungan.
