LUGAS | BITUNG — Riuh sorak dukungan dari anggota dan Bhayangkari menggema di arena pertandingan bola voli Kapolres Cup Polres Bitung. Di balik setiap smash, blok, dan reli panjang yang tersaji, tersimpan pesan lebih besar: membangun kekompakan dan memperkuat kebersamaan antar personel kepolisian menjelang peringatan Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026.
Memasuki putaran kedua yang berlangsung Selasa, 16 Juni 2026, persaingan antar satuan kerja dan polsek jajaran Polres Bitung semakin ketat. Tim-tim terbaik hasil babak penyisihan kembali turun ke lapangan untuk membuktikan kekompakan dan kemampuan mereka dalam olahraga yang menjadi bagian dari rangkaian Semarak Hari Bhayangkara.
Pertandingan mempertemukan Sat Intelkam melawan Polsek Matuari, Gabungan Bagian dan Pimpinan Staf menghadapi gabungan Sat Resnarkoba dan Sat Binmas, Sat Reskrim melawan Polsek Maesa, serta Polsek Kawasan Pelabuhan Samudera berhadapan dengan Sat Lantas.
Salah satu laga yang menjadi perhatian terjadi saat Tim Gabungan Bagian dan Pimpinan Staf berhadapan dengan Tim Gabungan Sat Resnarkoba dan Sat Binmas. Kapolres Bitung AKBP Albert Zai turut mengenakan seragam pertandingan dan bermain bersama personel staf, menggambarkan suasana kebersamaan tanpa sekat jabatan di dalam lapangan.
Pertandingan berlangsung dengan tempo tinggi dan penuh semangat. Tim Gabungan Bagian dan Pimpinan Staf akhirnya keluar sebagai pemenang setelah menaklukkan lawannya dalam dua set langsung, sekaligus mengamankan tiket menuju babak selanjutnya.
Penanggung jawab pertandingan, Kasat Lantas Polres Bitung AKP Dwi Dea Anggraini, mengatakan kejuaraan tersebut bukan sekadar mencari tim terbaik, tetapi menjadi ruang mempererat hubungan antar personel, membangun kekompakan, sekaligus menjaga kebugaran fisik.
Menurutnya, semangat fair play yang ditunjukkan seluruh peserta menjadi cerminan semangat kebersamaan yang ingin dibangun dalam menyambut Hari Bhayangkara ke-80.
Kejuaraan Kapolres Cup menjadi salah satu wajah lain dari kehidupan internal Polres Bitung. Di luar tugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, para personel diberikan ruang untuk memperkuat solidaritas melalui kompetisi yang sehat dan penuh semangat.
Persaingan menuju babak berikutnya dipastikan akan semakin sengit. Namun, di atas kemenangan dan kekalahan, nilai kebersamaan dan jiwa sportivitas tetap menjadi tujuan utama yang ingin dirawat dalam perayaan Hari Bhayangkara ke-80.
