LUGAS | BANDUNG BARAT — Upaya memperkuat ketahanan ekonomi nasional melalui transformasi digital terus mendapat perhatian berbagai pihak. Dalam konteks tersebut, perwakilan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) melakukan kunjungan kerja ke PT Atap Teknologi di Kabupaten Bandung Barat, Kamis (11/06/2026), guna menghimpun data dan masukan dari pelaku usaha teknologi.
Kunjungan itu merupakan bagian dari penelitian nasional bertajuk “Akselerasi Sektor Perdagangan Menuju Ketahanan Ekonomi Indonesia.” Tim peneliti BRIN yang diwakili Prof. Dr. Carunia Mulya Firdausy dan Dr. Iwan Hermawan melakukan dialog langsung dengan pelaku usaha untuk memperoleh gambaran mengenai perkembangan sektor perdagangan dan teknologi informasi di daerah.
PT Atap Teknologi dipilih karena dinilai memiliki pengalaman dalam pengembangan teknologi informasi dan startup yang relevan dengan fokus penelitian. Perusahaan tersebut dipimpin oleh Agus D. Ramdani yang juga menjabat sebagai Ketua Komite Bidang Teknologi Informasi dan Startup Kamar Dagang dan Industri Kabupaten Bandung Barat (KADIN KBB). Dalam pertemuan itu, Agus didampingi Direktur Eksekutif KADIN KBB, Iman Sulaeman.
Selain memetakan perkembangan perdagangan digital, tim BRIN juga menggali berbagai inovasi yang telah dilakukan pelaku usaha serta tantangan yang dihadapi dalam mengembangkan bisnis berbasis teknologi.
Agus menilai kolaborasi antara lembaga penelitian, dunia usaha, dan pemerintah menjadi faktor penting dalam mempercepat pertumbuhan ekonomi berbasis inovasi.
“Kami menyambut baik kunjungan dan penelitian yang dilakukan BRIN. Kami berharap hasil kajian ini dapat menghasilkan rekomendasi kebijakan yang tepat sasaran untuk mendorong pertumbuhan usaha berbasis teknologi, meningkatkan daya saing perdagangan digital, serta memberikan kontribusi nyata bagi ketahanan ekonomi Indonesia,” ujarnya.
Sementara itu, Iman Sulaeman menilai penelitian tersebut memiliki nilai strategis karena dapat memberikan gambaran mengenai pengaruh teknologi informasi terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.
Menurut dia, pemahaman yang komprehensif mengenai dampak teknologi akan menjadi landasan penting dalam penyusunan kebijakan dan pengembangan dunia usaha pada masa mendatang.
“Penelitian ini sangat relevan, terutama untuk mengkaji bagaimana teknologi informasi berperan dalam mendorong kemajuan ekonomi. Hasilnya diharapkan dapat menjadi referensi bagi dunia usaha maupun pemerintah dalam merumuskan langkah-langkah strategis ke depan,” kata Iman.
Melalui kunjungan tersebut, BRIN dan pelaku usaha berharap dapat memperkuat sinergi dalam menghadirkan inovasi dan solusi yang mendukung pembangunan ekonomi nasional yang tangguh, berkelanjutan, dan berdaya saing di tengah percepatan transformasi digital.
Laporan: Muhammad Ramlan | Editor: Mahar Prastowo
