LUGAS | Bandung Barat – Peringatan Hari Jadi Kabupaten Bandung Barat (KBB) ke-19 menjadi momentum refleksi sekaligus penguatan arah pembangunan daerah yang lebih inklusif. Ketua Komunitas Masyarakat Usaha Kreatif Mandiri (KOMNAS UKM) Kabupaten Bandung Barat, Muhammad Ramlan, berharap usia ke-19 KBB menjadi titik percepatan pertumbuhan ekonomi berbasis kerakyatan dengan menempatkan UMKM sebagai salah satu pilar utama pembangunan.
Menurut Ramlan, Kabupaten Bandung Barat memiliki modal ekonomi yang kuat melalui sektor usaha kreatif, perdagangan, kuliner, kerajinan, hingga pertanian. Potensi tersebut dinilai perlu didukung melalui kebijakan yang mendorong peningkatan kapasitas pelaku usaha agar mampu bersaing di pasar yang semakin kompetitif.
"Bandung Barat memiliki sumber daya dan kreativitas masyarakat yang luar biasa. Tantangannya adalah bagaimana potensi tersebut dapat dikembangkan menjadi kekuatan ekonomi yang berkelanjutan dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat," ujarnya.
Ia menilai dukungan pemerintah daerah dalam bentuk pelatihan, pendampingan usaha, kemudahan akses permodalan, serta perluasan promosi produk lokal menjadi faktor penting untuk mendorong UMKM naik kelas. Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah, komunitas usaha, dan sektor swasta perlu diperkuat agar tercipta ekosistem ekonomi yang sehat dan produktif.
Lebih lanjut, Ramlan menegaskan bahwa peringatan Hari Jadi KBB ke-19 seharusnya menjadi momentum kebangkitan ekonomi masyarakat setelah berbagai tantangan yang dihadapi pelaku usaha dalam beberapa tahun terakhir. Pertumbuhan ekonomi daerah, kata dia, akan memiliki makna yang lebih kuat apabila dampaknya dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat, khususnya pelaku usaha kecil dan menengah.
"Kemajuan daerah tidak hanya diukur dari pembangunan fisik, tetapi juga dari meningkatnya kesejahteraan masyarakat dan tumbuhnya kemandirian ekonomi warga," katanya.
Dalam perspektif jangka panjang, Ramlan juga menyoroti pentingnya keterlibatan generasi muda dalam pengembangan ekonomi kreatif dan kewirausahaan. Menurutnya, anak muda Bandung Barat memiliki potensi besar untuk menjadi motor penggerak ekonomi baru yang inovatif, adaptif, dan mampu menciptakan peluang kerja.
KOMNAS UKM KBB, lanjutnya, siap menjadi mitra strategis pemerintah dalam memperluas semangat kewirausahaan, menciptakan lapangan kerja, serta memperkuat ketahanan ekonomi keluarga melalui pengembangan usaha mikro dan kecil.
Menutup pernyataannya, Ramlan menyampaikan ucapan selamat Hari Jadi Kabupaten Bandung Barat ke-19 dan berharap sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat terus terjaga demi mewujudkan Bandung Barat yang semakin maju dan berdaya saing.
"Selamat Hari Jadi Kabupaten Bandung Barat ke-19. Semoga Bandung Barat semakin maju, masyarakatnya semakin sejahtera, dan para pelaku UMKM semakin naik kelas sehingga mampu menjadi penggerak utama ekonomi daerah," ujar Ramlan.
(L)
