Ketua PERSINAS ASAD Klaten: Festival Jadi Ajang Cetak Pesilat Berprestasi hingga Tingkat Internasional

Ketua PERSINAS ASAD Kabupaten Klaten Fathul Minan

LUGAS | ASAD JATENG | Klaten - PERSINAS ASAD Kabupaten Klaten menggelar Festival Pencak Silat dalam rangka memperingati Hari Jadi Kabupaten Klaten ke-222 di Gedung Serbaguna Sawahan, Kecamatan Juwiring, Kabupaten Klaten, Minggu (21/6).

Mengusung tema "Berjiwa Besar Menjadi Pendekar, Berbudi Luhur Nasihat Leluhur", kegiatan tersebut diikuti ratusan pesilat muda dari berbagai kecamatan di Kabupaten Klaten sebagai upaya pelestarian pencak silat tradisional sekaligus pembinaan karakter generasi penerus.

Acara dihadiri jajaran Dewan Pembina PERSINAS ASAD Kabupaten Klaten, yakni H. Suratno, H. Arif, dan H. Yatimin, Sesepuh PERSINAS ASAD Mbah Walijo, Ketua PERSINAS ASAD Kabupaten Klaten Fathul Minan, Sekretaris Agus Sunardo, serta Ketua Panitia Nur Cholis.

Kehadiran Mbah Walijo menjadi perhatian tersendiri dalam kegiatan tersebut. Sosok yang dikenal sebagai sesepuh PERSINAS ASAD itu disambut hangat oleh para peserta dan pendamping. Kehadirannya dinilai mampu menambah semangat serta antusiasme para pesilat cilik yang mengikuti festival.

Dalam sambutannya, Ketua PERSINAS ASAD Kabupaten Klaten Fathul Minan mengajak para pesilat muda untuk terus giat berlatih dan meningkatkan kemampuan bela diri agar mampu meraih prestasi di berbagai tingkatan.

"Adik-adik pesilat PERSINAS ASAD harus terus berlatih dengan sungguh-sungguh. Semoga ke depan dapat mengikuti jejak para senior yang telah berprestasi, salah satunya Khoirudin Mustakim dari Jurang Kajong, Klaten, yang berhasil menorehkan prestasi hingga tingkat nasional dan internasional," katanya.

Sementara itu, Sekretaris PERSINAS ASAD Kabupaten Klaten Agus Sunardo menjelaskan bahwa festival tersebut tidak hanya bertujuan melestarikan budaya pencak silat, tetapi juga membentuk karakter generasi muda yang berakhlak mulia dan memiliki semangat juang tinggi.

Menurut dia, pembinaan di PERSINAS ASAD menitikberatkan pada pengembangan 29 karakter luhur yang menjadi bekal generasi penerus dalam kehidupan bermasyarakat.


Festival tahun ini diikuti 288 peserta yang berasal dari delapan Penggerak Pembina ASAD (PPA) mewakili 26 pengurus kecamatan (Pengcam) se-Kabupaten Klaten. Para peserta berkompetisi dalam sembilan kategori yang meliputi Tapak Tiga, Salam PERSINAS ASAD, Seni Tunggal Putra dan Putri tingkat SD, serta nomor Tapak Dua, Jurus PERSINAS ASAD 1-3, dan Seni Tunggal tingkat SMP.

Agus Sunardo menuturkan kegiatan tersebut merupakan agenda rutin Pengurus Kabupaten (Pengkab) PERSINAS ASAD Klaten dalam rangka pembibitan atlet sekaligus persiapan menghadapi Festival Pencak Silat IPSI memperingati Hari Jadi Kabupaten Klaten ke-222.

"Festival ini menjadi bagian dari program pembinaan atlet sejak usia dini. Selain itu juga sebagai sarana seleksi dan persiapan menghadapi kejuaraan yang diselenggarakan IPSI. Lokasi kegiatan digilir di berbagai kecamatan, dan tahun ini dilaksanakan di Sawahan, Juwiring," ujarnya.

Ia menambahkan, pembinaan PERSINAS ASAD mengacu pada kurikulum Penggerak Pembina ASAD (PPA) yang diselaraskan dengan kurikulum Penggerak Pembina Generus (PPG), program pembinaan generasi muda yang berfokus pada pembentukan pribadi berilmu, berakhlak mulia, mandiri, dan memiliki semangat pengabdian.

Melalui festival tersebut, PERSINAS ASAD Kabupaten Klaten berharap dapat terus melahirkan pesilat-pesilat berprestasi sekaligus generasi muda yang memiliki karakter kuat, menjunjung nilai-nilai luhur, serta mampu menjaga dan melestarikan warisan budaya bangsa. (Humas ASAD Jateng)

0/Post a Comment/Comments

LUGAS 28th
Ads1
Ads1