LUGAS | DEPOK — Korps Sabhara Badan Pemelihara Keamanan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Korsabhara Baharkam Polri) menggelar apel dan olahraga bersama di Markas Komando Korsabhara Baharkam Polri, Kelapa Dua, Depok, Jumat (5/6/2026). Kegiatan tersebut diikuti seluruh personel sebagai upaya menjaga kebugaran fisik sekaligus memperkuat soliditas internal organisasi.
Kegiatan yang dimulai pukul 07.00 WIB itu dipimpin Kepala Bagian Perencanaan dan Administrasi (Kabagrenmin) Korsabhara Baharkam Polri Komisaris Besar Polisi Dodi Rahmawan. Dalam arahannya, Dodi menekankan pentingnya kondisi fisik yang prima bagi anggota Polri dalam menjalankan tugas pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat.
Menurut dia, kebugaran jasmani menjadi salah satu faktor penting yang mendukung kesiapan personel dalam menghadapi berbagai tantangan tugas di lapangan.
"Kesehatan dan stamina yang prima merupakan modal utama untuk mengoptimalkan kinerja. Melalui olahraga bersama, kita tidak hanya menjaga kebugaran tubuh, tetapi juga memperkuat kebersamaan dan kekompakan antarpersonel," ujar Dodi.
Rangkaian kegiatan diawali dengan apel pagi rutin yang dilanjutkan pemanasan dan senam bersama. Seluruh pejabat utama, bintara, serta aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Korsabhara Baharkam Polri mengikuti kegiatan tersebut.
Selain bertujuan meningkatkan kesehatan fisik, olahraga bersama juga menjadi sarana membangun komunikasi yang lebih baik antaranggota. Interaksi di luar rutinitas tugas dinilai dapat mempererat hubungan kerja sekaligus menjaga semangat kebersamaan di lingkungan organisasi.
Kegiatan berlangsung dalam suasana tertib dan lancar. Dokumentasi pelaksanaan kegiatan telah dihimpun sebagai bagian dari laporan kepada pimpinan Korsabhara Baharkam Polri.
Di lingkungan Polri, kegiatan olahraga bersama secara berkala menjadi bagian dari pembinaan personel. Selain mendukung kesehatan anggota, kegiatan tersebut juga diarahkan untuk menjaga kesiapsiagaan serta memperkuat kohesi internal dalam pelaksanaan tugas-tugas kepolisian.
Versi ini mengikuti karakteristik berita Kompas: lead langsung pada peristiwa, penggunaan bahasa formal dan hemat kata, kutipan seperlunya, serta penambahan konteks yang menjelaskan relevansi kegiatan bagi institusi.
