LUGAS | JOMBANG – Pengurus Cabang (PC) LDII Sumobito bekerja sama dengan PC LDII Mojoagung menggelar Pondok Pesantren Liburan Sekolah (PPLS) pada Sabtu-Minggu, 20–21 Juni 2026, di Masjid Al Mujtahid, Madiopuro, Kecamatan Sumobito, Kabupaten Jombang. Kegiatan yang berlangsung selama dua hari tersebut diikuti oleh sekitar 200 peserta yang terdiri dari generasi penerus (generus) dan pemuda-pemudi LDII berusia 12 hingga 17 tahun (SMP - SMA).
PPLS merupakan program pembinaan generasi muda yang dilaksanakan selama masa liburan sekolah dengan tujuan membentuk karakter peserta agar memiliki pemahaman agama yang kuat, berakhlak mulia, mandiri, serta mampu menerapkan nilai-nilai luhur dalam kehidupan sehari-hari.
Berbagai materi diberikan kepada peserta, di antaranya pemahaman Al-Qur'an dan Al-Hadist sebagai pedoman hidup beragama, pembinaan kemandirian, pendidikan akhlak, serta budi pekerti. Materi tersebut disampaikan oleh para pemateri dan pembina dengan metode yang interaktif sehingga mudah dipahami oleh para peserta.
Untuk menjaga semangat dan antusiasme peserta selama mengikuti kegiatan, panitia juga menyelingi penyampaian materi dengan pembagian doorprize. Kegiatan tersebut mendapat sambutan meriah dari peserta dan menjadi sarana penyegaran agar mereka tetap fokus dalam menerima materi yang diberikan.
Selain pembinaan keagamaan, peserta juga diajak mengikuti senam pagi bersama guna menjaga kebugaran fisik. Dengan kondisi tubuh yang sehat dan bugar, diharapkan peserta dapat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan penuh semangat dan konsentrasi.
Ketua Pelaksana PPLS, Eko Pambudi menjelaskan bahwa kegiatan tersebut bertujuan menanamkan nilai-nilai agama dan karakter luhur kepada generasi muda sejak dini.
"Dengan PPLS ini, anak-anak bisa memahami arti tertib beribadah dan menjalankan kehidupan yang baik di lingkungan keluarga, sekolah, masyarakat, bahkan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Harapannya, setelah kegiatan ini mereka menjadi pribadi yang taat beribadah, berbakti kepada orang tua, menghormati guru, serta mampu menjaga hubungan baik dengan teman dan lingkungan sekitarnya," ujar Eko Pambudi.
Selain itu, peserta juga dibimbing untuk membiasakan diri berdoa dan melaksanakan ibadah pada sepertiga malam terakhir sebagai bagian dari pembentukan karakter religius dan kedisiplinan dalam beribadah.
Salah satu pemateri, Sumitro, menuturkan bahwa materi budi pekerti menjadi salah satu fokus utama dalam kegiatan tersebut.
"Peserta diberikan pemahaman tentang pentingnya berbakti kepada kedua orang tua. Mereka juga diajarkan untuk menghormati guru, menyayangi teman, serta menjaga akhlak dalam kehidupan sehari-hari agar menjadi generasi yang berkarakter luhur," tutur Sumitro.
Sementara itu, Sekretaris PC LDII Sumobito, Muliono, yang hadir meninjau pelaksanaan kegiatan, menyampaikan bahwa PPLS merupakan salah satu bentuk komitmen LDII dalam membina generasi muda agar siap menghadapi tantangan masa depan.
"Pelaksanaan PPLS ini insya Allah akan dijadikan agenda tahunan sebagai bagian dari pembinaan Generasi Penerus LDII. Kami berharap kegiatan ini dapat melahirkan generasi yang profesional religius dan mampu berkontribusi dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045," kata Muliono di lokasi kegiatan.
Menurutnya, pembinaan generasi muda harus dilakukan secara berkelanjutan agar mereka memiliki fondasi agama, moral, dan karakter yang kuat di tengah perkembangan zaman yang semakin dinamis.
Setelah seluruh rangkaian kegiatan selesai, acara ditutup dengan sesi foto bersama antara peserta, panitia, dan para pemateri. Suasana penuh keakraban dan kebersamaan tampak mewarnai penutupan kegiatan yang berlangsung dengan lancar dan penuh semangat tersebut.
Melalui PPLS 2026, LDII Sumobito dan LDII Mojoagung berharap para peserta dapat mengamalkan ilmu yang diperoleh dalam kehidupan sehari-hari sehingga tumbuh menjadi generasi yang taat beribadah, berbakti kepada orang tua, menghormati guru, memiliki kepedulian sosial, serta siap menjadi penerus bangsa yang berakhlakul karimah menuju terwujudnya Indonesia Emas 2045.



