LUGAS | BITUNG — Seperti dilansir media barometer.com, Pasokan air bersih di 19 titik wilayah Kota Bitung dipastikan mengalami gangguan sementara menyusul perbaikan darurat pipa transmisi utama milik Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Duasudara. Pekerjaan dijadwalkan berlangsung pada Jumat, 26 Juni 2026.
Perbaikan dilakukan setelah ditemukan kebocoran pada pipa transmisi High-Density Polyethylene (HDPE) National Urban Water Supply Project (NUWSP) berdiameter 400 milimeter di kawasan Danowudu. Selama proses pekerjaan, tekanan distribusi air diperkirakan menurun hingga penghentian sementara aliran ke sejumlah pelanggan.
Direktur Umum Perumda Air Minum Duasudara Kota Bitung, Alfred Salindeho, SE, mengatakan pekerjaan tersebut bersifat darurat dan harus segera dilakukan untuk mencegah kehilangan air yang lebih besar sekaligus menjaga keandalan sistem distribusi.
"Kami memohon pengertian dan kerja sama dari seluruh pelanggan. Pekerjaan ini bersifat darurat dan harus segera diselesaikan demi keberlangsungan layanan jangka panjang," kata Alfred dalam keterangan tertulis.
Menurut dia, perbaikan ini menjadi bagian dari upaya menekan tingkat kehilangan air (water losses) serta memastikan sistem distribusi kembali beroperasi secara optimal setelah pekerjaan selesai.
Perumda memperkirakan sedikitnya 19 kawasan akan terdampak selama proses perbaikan. Wilayah tersebut meliputi Kompleks Rumah Dinas Wali Kota, Kompleks Gereja Zaitun, sebagian Kompleks Belakang Kodim, Kompleks Paceda Lorong 1, Kompleks Gereja Puncak Selamat, Kompleks Bonansa, Rumah Dinas Imigrasi, Candi Manangis, Candi Tatawa, Erpak Kusu-Kusu, Kompleks SMP Negeri 12 Bitung, Lorong Satal Atas, Kampung Parah, Lapangan Tembak, Perum Bougenville, Perum Greenville, Kampus STBM, kawasan di atas Tol SMP Negeri 12, serta Perum Pengungsi.
Manajemen mengimbau pelanggan di wilayah terdampak untuk menampung air bersih sebagai cadangan sebelum pekerjaan dimulai. Pasokan air akan dinormalisasi secara bertahap setelah proses pengelasan dan penyambungan pipa selesai.
Perumda Air Minum Duasudara juga menyatakan akan terus menyampaikan perkembangan pekerjaan melalui media sosial resmi dan saluran informasi perusahaan. Layanan pengaduan pelanggan tetap dibuka selama proses perbaikan berlangsung guna memberikan informasi terbaru kepada masyarakat.
