LUGAS | BITUNG — BPPP Tandurusa FC memastikan langkah ke partai final YouthKampis Cup VI 2026 setelah menyingkirkan PSP Pateten melalui drama adu penalti dengan skor 4-2. Sebelumnya, kedua tim bermain imbang 1-1 sepanjang waktu normal dalam laga semifinal yang berlangsung ketat dan sarat tensi.
Sejak kick-off, pertandingan langsung berlangsung terbuka. PSP Pateten mengandalkan kecepatan Terens Puhiri (19) dan Sumawan Rusni (9) untuk membongkar pertahanan lawan. Sementara BPPP Tandurusa lebih mengandalkan penguasaan bola dan kekuatan lini tengah yang dikomandoi kapten tim Haryanto Lamala (15), Sandy Sute (27), serta Reza Irfana (24).
Pertarungan di sektor tengah menjadi warna utama laga. Trio gelandang BPPP Tandurusa tampil dominan dalam mengatur tempo permainan sekaligus memutus aliran bola PSP Pateten. Akibatnya, serangan-serangan PSP lebih banyak mengandalkan kecepatan individu dan bola-bola langsung dari belakang.
Meski kedua tim silih berganti menciptakan peluang, rapatnya pertahanan membuat skor tetap 0-0 hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, BPPP Tandurusa tampil lebih agresif. Hasilnya terlihat pada menit ke-58 ketika Yohanes (22) memecah kebuntuan. Berawal dari situasi sepak pojok, bola liar di depan gawang berhasil disambarnya menjadi gol. BPPP Tandurusa unggul 1-0.
Gol tersebut membuat permainan semakin hidup. BPPP Tandurusa berusaha mempertahankan keunggulan dengan tetap menguasai lini tengah, sementara PSP Pateten meningkatkan intensitas serangan.
Ketika kemenangan tampak sudah berada di depan mata BPPP Tandurusa, PSP Pateten memberikan kejutan. Menit ke-85, Terens Puhiri berhasil lolos dari kawalan pemain belakang sebelum mengirim umpan matang ke kotak penalti. Ronaldo (31) yang berdiri tanpa kawalan langsung menuntaskan peluang itu menjadi gol penyama kedudukan.
Skor berubah menjadi 1-1 dan bertahan hingga peluit panjang dibunyikan.
Dalam babak adu penalti, keberuntungan dan ketenangan menjadi milik BPPP Tandurusa. Kiper Rifky Kiki Mokodompit tampil sebagai aktor utama kemenangan setelah menggagalkan dua penendang pertama PSP Pateten.
Keunggulan mental para eksekutor BPPP Tandurusa membuat mereka mampu menyelesaikan tugas dengan baik. Tiga penendang sukses menjalankan tugasnya, sementara dua kegagalan PSP Pateten menjadi penentu hasil akhir.
BPPP Tandurusa akhirnya memenangkan adu penalti dengan skor 4-2 dan berhak melangkah ke partai final.
Rifky Kiki Mokodompit layak disebut sebagai pemain paling menentukan dalam pertandingan ini. Dua penyelamatannya di babak adu penalti bukan hanya mengamankan kemenangan, tetapi juga mengantarkan BPPP Tandurusa ke laga puncak.
Di final, BPPP Tandurusa sudah ditunggu Ardila FC yang sebelumnya memastikan tiket lebih dulu. Pertemuan kedua tim dipastikan menghadirkan duel menarik antara kekuatan lini tengah BPPP Tandurusa yang dipimpin Sandy Sute dan Haryanto Lamala melawan Ardila FC yang diperkuat sejumlah pemain berpengalaman dari kompetisi nasional.
Man of The Match Rifky Kiki Mokodompit (BPPP Tandurusa FC)






