Korban diketahui bernama Daffa (20), warga Koto Timbun, Kabupaten Kampar. Ia sebelumnya dilaporkan tenggelam saat melakukan aktivitas menyelam dan menangkap ikan bersama dua rekannya di waduk yang berada di kawasan Universitas Riau.
Berdasarkan informasi yang diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Pekanbaru dari petugas keamanan Universitas Riau, Adnan, pada Kamis (4/6/2026), korban bersama dua temannya tengah menyelam di waduk tersebut. Namun saat kedua rekannya berhasil naik ke permukaan, korban tidak kunjung muncul.
Upaya pencarian awal yang dilakukan oleh rekan-rekan korban belum membuahkan hasil sehingga kejadian tersebut dilaporkan kepada Kantor SAR Pekanbaru untuk mendapatkan bantuan pencarian dan pertolongan.
Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Rescue Kantor SAR Pekanbaru yang terdiri dari delapan personel segera diberangkatkan menuju lokasi kejadian yang berjarak sekitar 7,6 kilometer dari kantor SAR. Setibanya di lokasi, tim langsung berkoordinasi dengan unsur SAR gabungan dan melakukan penyelaman serta penyisiran di sekitar area yang diduga menjadi titik tenggelamnya korban.
Setelah beberapa jam melakukan pencarian, Tim SAR Gabungan akhirnya berhasil menemukan korban pada Jumat sekitar pukul 02.10 WIB. Korban ditemukan setelah dilakukan penyelaman di koordinat 0°28'47" N - 101°23'01" E atau sekitar 43 meter dari lokasi perkiraan awal kejadian.
Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia dan selanjutnya dievakuasi menuju Rumah Sakit Universitas Riau untuk penanganan lebih lanjut.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Pekanbaru, Budi Cahyadi, menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban sekaligus mengapresiasi kerja sama seluruh unsur yang terlibat dalam operasi pencarian.
“Kami menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada keluarga korban. Terima kasih kepada seluruh unsur SAR gabungan yang telah bekerja keras sehingga korban berhasil ditemukan,” ujar Budi.
Dengan ditemukannya korban, operasi SAR resmi dinyatakan selesai dan ditutup. Seluruh personel dari berbagai instansi yang tergabung dalam operasi pencarian dikembalikan ke satuan masing-masing.
Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat, khususnya kalangan muda, untuk selalu mengutamakan keselamatan saat melakukan aktivitas di perairan terbuka. Penggunaan perlengkapan keselamatan, pengawasan yang memadai, serta memperhatikan kondisi lingkungan sekitar dinilai penting untuk mencegah terjadinya kecelakaan serupa di masa mendatang.
Di tengah duka yang menyelimuti keluarga korban, keberhasilan Tim SAR Gabungan menemukan korban menunjukkan komitmen dan kesiapsiagaan aparat dalam menjalankan misi kemanusiaan demi memberikan kepastian kepada keluarga yang ditinggalkan.
Sumber Humas KanSAR Pekanbaru

