‎Bentuk Karakter Mandiri, 400 Lebih Santri Baru Ikuti MPLP Ponpes Al Barru Wonogiri



LUGAS | ‎​WONOGIRI, 14 Juli 2026 – Pondok Pesantren (Ponpes) Al Barru Wonogiri resmi menggelar kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Pesantren (MPLP) bagi para santri baru tahun ajaran 2026/2027. 

‎Kegiatan yang berlangsung selama sepekan, mulai dari tanggal 13 hingga 18 Juli 2026 ini, diikuti oleh lebih dari 400 santri baru yang siap menimba ilmu dan membentuk karakter islami.
‎​MPLP tahun ini mengusung fokus utama pada pembinaan karakter dan kemandirian santri. Selama enam hari, para santri baru akan diperkenalkan secara mendalam dengan lingkungan pesantren serta sistem pembelajaran boarding school yang diterapkan di SMP dan SMA Bina Insani.

‎​Tidak hanya sekadar mengenal fasilitas fisik, para santri juga dibekali dengan berbagai pelatihan kebiasaan baik (habits) yang menjadi fondasi kehidupan di pondok. Materi yang diajarkan meliputi:
‎​Tata Cara Bersuci (Thaharah): Memberikan pemahaman fiqih praktis yang benar sebagai modal utama ibadah sehari-hari.
‎​Kemandirian Praktis: Melatih santri untuk mengurus keperluan pribadi, salah satunya adalah keterampilan mencuci pakaian sendiri.
‎​Pembiasaan Dini: Membentuk ritme hidup terjadwal khas pesantren, mulai dari bangun sebelum subuh hingga kedisiplinan beribadah secara berjamaah.
‎​Kepala Bidang Kesiswaan Ponpes Al Barru, Ust. Aziz Rifa'i, menyampaikan bahwa fase awal ini merupakan masa krusial bagi transisi kehidupan para santri.

‎​"Kegiatan MPLP ini adalah bekal awal yang sangat berharga bagi para santri baru sebelum mereka memulai proses pembelajaran formal. Berpindah dari lingkungan rumah ke pesantren tentu membutuhkan penyesuaian. Oleh karena itu, melalui program ini, kami mendorong santri untuk dapat cepat beradaptasi dengan lingkungan dan ritme yang baru," ujar Ust. Aziz Rifa'i.

‎​Sementara itu, pihak Yayasan Bina Insan Sukses selaku lembaga yang menaungi SMP-SMA Bina Insani, turut memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan kegiatan ini. Pengurus Yayasan, Weda Hendragiri, menekankan pentingnya sinergi multi-pihak demi kesuksesan pendidikan anak.
‎​"MPLP adalah modal awal dan fase yang sangat penting bagi santri untuk menapaki kehidupan barunya. Namun, keberhasilan pembentukan karakter ini tidak bisa bertumpu pada satu pihak saja. Kolaborasi yang erat antara pondok pesantren, sekolah, para ustadz, dan orang tua di rumah sangatlah vital dalam mendukung kesuksesan serta kenyamanan belajar santri," ungkap Weda Hendragiri.
‎​Melalui MPLP terpadu ini, Ponpes Al Barru dan Boarding School Bina Insani berharap dapat melahirkan generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga tangguh, mandiri, dan berakhlak mulia sejak dini.

0/Post a Comment/Comments

LUGAS 28th
Ads1
Ads1