Dari Bitung untuk Dunia, Pemkot Perkuat UMKM Lewat Kolaborasi Strategis dengan HiveEdu

 



LUGAS | BITUNG — Pemerintah Kota Bitung terus memperkuat langkah mendorong pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) agar mampu bersaing di pasar yang lebih luas. Komitmen tersebut kembali ditegaskan melalui Strategic Dialogue yang menghadirkan Staf Khusus Presiden Republik Indonesia Bidang UMKM dan Teknologi Digital, Tiar N. Karbala, bersama Wali Kota Bitung Hengky Honandar, S.E., dalam sebuah forum kolaborasi yang diinisiasi HiveEdu (Kolaborasi Edukasi Indonesia). Rabu, 15 Juli 2026.

Kegiatan ini menjadi ruang temu antara pemerintah, pelaku usaha, akademisi, dan pemangku kepentingan untuk membahas strategi percepatan pengembangan ekonomi kreatif berbasis inovasi dan transformasi digital. Dialog tersebut sekaligus memperkuat sinergi dalam membangun ekosistem UMKM yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dan kebutuhan pasar.

Dalam kesempatan itu, Wali Kota Hengky Honandar menegaskan bahwa penguatan sektor UMKM merupakan salah satu prioritas pembangunan ekonomi daerah. Menurutnya, pelaku usaha lokal harus didorong agar tidak hanya mampu bertahan, tetapi juga berkembang dan menembus pasar nasional hingga internasional.

"UMKM adalah tulang punggung ekonomi daerah. Pemerintah Kota Bitung akan terus membuka ruang kolaborasi, memperkuat kapasitas pelaku usaha, serta menghadirkan berbagai program yang mampu meningkatkan daya saing produk lokal," ujarnya.

Melalui pendekatan edukasi dan pendampingan yang dikembangkan HiveEdu, diharapkan lahir lebih banyak pelaku UMKM yang mampu memanfaatkan teknologi digital, memperluas akses pasar, sekaligus meningkatkan kualitas produk agar memenuhi standar industri modern.

Forum strategis tersebut juga dihadiri para pelaku UMKM Kota Bitung yang menampilkan semangat untuk terus berkembang dan memperluas jaringan usaha. Kehadiran mereka menjadi bukti bahwa produk-produk lokal memiliki potensi besar untuk bersaing di tingkat yang lebih tinggi apabila didukung oleh kebijakan yang tepat dan kolaborasi yang berkelanjutan.

Tak hanya itu, kegiatan ini turut melibatkan mahasiswa Kuliah Kerja Terpadu (KKT) Angkatan 148 Universitas Sam Ratulangi (Unsrat). Kehadiran generasi muda dinilai menjadi energi baru dalam mendorong inovasi, pengembangan teknologi, serta pendampingan kepada UMKM melalui pendekatan akademik.

Kolaborasi antara pemerintah, dunia pendidikan, dan pelaku usaha diyakini menjadi fondasi penting dalam membangun ekonomi daerah yang inklusif, berdaya saing, dan berkelanjutan.

Melalui forum ini, Pemerintah Kota Bitung kembali menegaskan komitmennya menjadikan UMKM sebagai motor penggerak ekonomi daerah. Dengan penguatan kapasitas, pemanfaatan teknologi digital, dan sinergi lintas sektor, produk-produk unggulan Kota Bitung diharapkan semakin siap menembus pasar nasional maupun global.


0/Post a Comment/Comments

LUGAS 28th
Ads1
Ads1