LUGAS | BITUNG — Menjelang laga puncak Piala Dunia FIFA 2026 yang mempertemukan Spanyol dan Argentina, Kapolres Bitung AKBP Arie Sulistyo Nugroho, S.I.K., M.H. mengajak masyarakat menjadikan euforia sepak bola sebagai momentum mempererat persaudaraan, bukan memicu gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Imbauan itu disampaikan AKBP Arie, didampingi Kasi Humas Polres Bitung AKP Abdul Natip Anggai, usai menghadiri pembukaan Musyawarah Olahraga Kota (Musorkot) KONI Kota Bitung beberapa hari lalu.
Menurut Kapolres, Polres Bitung mendukung antusiasme masyarakat yang akan menggelar nonton bareng (nobar) maupun konvoi sebagai bentuk dukungan kepada tim favorit. Namun, seluruh rangkaian kegiatan harus tetap mengutamakan keselamatan, mematuhi aturan lalu lintas, serta menghormati hak pengguna jalan lainnya.
"Silakan masyarakat mendukung tim favoritnya melalui nobar maupun konvoi. Tetapi lakukan dengan tertib, jangan membuat gaduh, jangan mengganggu pengguna jalan lain, serta tetap mematuhi peraturan yang berlaku," ujar AKBP Arie.
Ia menegaskan, konvoi kemenangan hendaknya menjadi simbol kegembiraan yang dilakukan secara elegan dan bertanggung jawab. Masyarakat diminta tidak berkendara ugal-ugalan, tidak menggunakan knalpot bising, serta menghindari tindakan yang berpotensi mengganggu ketertiban umum.
"Kalau nanti ada konvoi, lakukan secara elegan. Biarkan masyarakat yang ikut konvoi merasa senang, dan masyarakat yang melihat juga ikut merasakan kegembiraan itu. Jangan sampai euforia justru merugikan orang lain," katanya.
Saat ditanya awak media mengenai tim yang diprediksi bakal mengangkat trofi juara, Kapolres memilih tidak menjagokan salah satu kontestan. Menurutnya, seluruh tim yang mampu menembus partai final memiliki kualitas terbaik.
Sambil tersenyum, AKBP Arie mengatakan hasil pertandingan sepak bola tidak pernah bisa dipastikan sebelum peluit panjang dibunyikan.
"Karena bola itu bulat, saya tidak bisa memprediksi siapa yang lebih diunggulkan. Yang pasti, masing-masing tim memiliki kelebihan dan tentu juga memiliki kekurangan. Silakan masyarakat mendukung tim terbaik menurut pilihannya masing-masing. Kalau bagi kami di Polres Bitung, yang paling penting masyarakat melaksanakan kegiatan dengan tertib, aman, dan tidak mengganggu orang lain. Kalau itu sudah terlaksana, saya sudah senang," pungkas AKBP Arie.
Laga final Piala Dunia FIFA 2026 antara Spanyol dan Argentina dijadwalkan berlangsung pada Senin, 20 Juli 2026, dengan kick-off pukul 02.00 WIB atau 03.00 WITA. Pertandingan yang diprediksi menyedot perhatian jutaan pecinta sepak bola itu diperkirakan juga akan diramaikan kegiatan nobar dan konvoi di berbagai wilayah, termasuk Kota Bitung.
Melalui imbauan tersebut, Polres Bitung berharap seluruh masyarakat dapat merayakan pesta sepak bola dunia dengan penuh sportivitas, menjaga keamanan dan ketertiban, serta menjadikan kemenangan sebagai ajang kebersamaan tanpa mengganggu kenyamanan maupun keselamatan masyarakat lainnya.
(Yadi/Lugas)
