Kapolres Bitung Pimpin Sertijab Empat Pejabat Utama, Tekankan Adaptasi dan Penguatan Deteksi Dini Kamtibmas

 



LUGAS | BITUNG – Polres Bitung kembali melakukan penyegaran organisasi melalui upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) empat Pejabat Utama (PJU). Rotasi tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Bitung AKBP Arie Sulistyo Nugroho, S.I.K., M.H., sebagai tindak lanjut Surat Keputusan Kapolda Sulawesi Utara Nomor: KEP/361/VII/2026 tentang Pemberhentian dari dan Pengangkatan dalam Jabatan di Lingkungan Polda Sulawesi Utara.


Empat pejabat yang menjalani serah terima jabatan yakni:

Kabag Ren Polres Bitung, dari AKP Ferry Frangky Padama, S.H. kepada AKP Nyoto, S.Sos.

Kasat Intelkam Polres Bitung, dari AKP Slamet kepada IPTU Christian Witer P. Pardede, S.H.

Kasat Samapta Polres Bitung, dari AKP Nyoto, S.Sos. kepada IPTU Suprihadi Wakit Sugianto.

Kapolsek Kawasan Pelabuhan Samudera (KPS) Bitung, dari IPTU Harli Essing Buida kepada IPTU Nicky Walokow Winerungan, S.I.P.

Dalam amanatnya, Kapolres menegaskan bahwa mutasi jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi Polri yang bertujuan menjaga ritme kerja tetap produktif sekaligus memberikan ruang pengembangan karier bagi personel.

"Mutasi jabatan adalah hal yang biasa di lingkungan Polri. Ini merupakan bagian dari penyegaran organisasi agar semangat kerja terus tumbuh, menghadirkan suasana baru, sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat," ujar AKBP Arie.

Ia berharap seluruh pejabat yang baru segera beradaptasi dengan karakteristik wilayah hukum Polres Bitung yang memiliki tingkat kerawanan dan dinamika keamanan cukup tinggi.

"Kami berharap pejabat yang baru segera menyesuaikan diri dengan situasi dan kondisi di Polres Bitung. Kepada pejabat lama, saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas dedikasi, loyalitas, serta pengabdian yang telah diberikan selama bertugas," katanya.


Kapolres secara khusus menyoroti jabatan Kasat Intelkam yang dinilainya memegang peranan strategis dalam mendukung pengambilan kebijakan pimpinan.

"Kasat Intelkam adalah mata dan telinga pimpinan. Pejabat yang mengemban amanah ini harus cepat membaca situasi, mampu mendeteksi potensi gangguan kamtibmas sejak dini, dan segera menyesuaikan diri dengan kompleksitas persoalan yang ada di Kota Bitung. Saya yakin pejabat yang dipercaya telah dipilih karena memiliki kapasitas dan kemampuan terbaik," tegasnya.

Perhatian serupa juga diberikan kepada pejabat baru Kapolsek KPS Bitung. Menurut Kapolres, kawasan pelabuhan merupakan pintu gerbang utama mobilitas orang dan barang yang memiliki tantangan tersendiri dalam menjaga keamanan.

"Kapolsek KPS memiliki tanggung jawab besar karena pelabuhan merupakan gerbang utama arus penumpang dan distribusi barang. Tantangannya adalah mengantisipasi penyelundupan, perlintasan orang secara ilegal, serta berbagai tindak kriminal lainnya. Saya berharap pejabat yang baru mampu melaksanakan arahan pimpinan dengan baik dan menunjukkan dedikasi terbaik dalam pelaksanaan tugas," ujarnya.


AKBP Arie juga menekankan pentingnya sinergi seluruh personel dengan masyarakat dalam menciptakan situasi keamanan yang kondusif.

"Mari kita bekerja bersama. Tanpa dukungan masyarakat, kami bukan apa-apa. Keamanan bukan hanya tugas Polri, tetapi menjadi tanggung jawab bersama. Karena itu, sinergi dan kolaborasi harus terus diperkuat demi menjaga Kota Bitung tetap aman dan kondusif," pungkasnya.

Rotasi jabatan ini diharapkan tidak sekadar menjadi pergantian personel, tetapi juga memperkuat kinerja organisasi dalam menjawab tantangan keamanan, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri, khususnya di wilayah hukum Polres Bitung.

0/Post a Comment/Comments

LUGAS 28th
Ads1
Ads1