LUGAS | KOTA BEKASI - Anggota DPRD Kota Bekasi Fraksi Partai Golkar Solidaritas, Yenny Kristianti, melaksanakan kegiatan jaring aspirasi masyarakat dalam rangka Reses masa jabatan 2024 - 2029 tahun 2026, bertempat di wilayah RW 12 Kelurahan Kranji, Kecamatan Bekasi Barat, Kota Bekasi, Sabtu (11/07/2026).
Reses tersebut dihadiri tokoh lingkungan, Ketua RW 12 Kranji Heru Nurochman, para ketua RT di RW 12 Kranji . Tampak dihadiri pembina LDII H. Mamat Rahmat Hidayat, Ketua PC LDII Bekasi Barat H. Nur Wahyi, Pengurus DKM Annajah Jonatan Wahyudin, para tokoh, Kader PKK, Kader Posyandu, Karang Taruna dan warga sekitar.
Heru Nurochman Ketua RW12 Kranji dalam sambutannnya menekankan bahwa Reses menjadi kesempatan penting untuk menyelaraskan program pemerintah dengan kebutuhan riil warga.
"Kami berharap aspirasi yang disampaikan dapat menjadi prioritas wilayah," ujarnya.
Heru Nurochman menyampaikan ucapan terima kasih atas perhatian yang diberikan kepada warganya.
"Kami mewakili warga berharap aspirasi yang disampaikan hari ini dapat ditindaklanjuti. Kehadiran anggota DPRD secara langsung memberi semangat bagi masyarakat untuk terus berpartisipasi dalam pembangunan," kata Heru.
Dalam sambutannya, Anggota DPRD Kota Bekasi yang juga Wakil Ketua Komisi II DPRD Kota Bekasi, Yenny Kristianti mengungkapkan bahwa seluruh aspirasi warga akan menjadi bahan prioritas untuk diperjuangkan dalam pembahasan program pembangunan daerah.
"Reses adalah momentum penting untuk mendengar langsung suara masyarakat. Aspirasi ini akan kami kawal agar dapat direalisasikan secara bertahap, ujar Yenny.
Yenny Kristianti juga menjelaskan, bahwa reses itu merupakan kebijakan yang sudah diatur dalam undang-undang dengan tujuan bertemu masyarakat, mendengar, dan mendorong serta mengawal aspirasi itu agar bisa direalisasikan oleh pemerintah daerah.
Anggota dewan dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI) itu menyoroti krisis pengelolaan sampah di berbagai tempat dan mendesak pemerintah untuk segera menghentikan ketergantungan pada Tempat Pembuangan Akhir (TPA) yang kelebihan beban. Mereka mendorong transisi menuju strategi penanganan yang lebih mandiri, merata, dan berbasis teknologi untuk mencegah kerusakan lingkungan.
Dalam reses tersebut Yenny mendengar keluhan dan usulan warga, seperti yang disampaikan kader PKK, Kader Posyandu maupun ketua RT.
Yenny mengatakan akan berupaya mencari solusi yang terbaik. “Seperti janji saya saat kampanye dulu, saya terbuka untuk seluruh Warga Kota Bekasi yang membutuhkan. Saya akan mendorong agar aspirasi warga bisa tersampaikan dengan baik," ujar Yenny.
Sementara itu, H. Nur Wahyi Ketua Pimpinan Cabang (PC) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Bekasi Barat menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan di wilayah mereka.
“Kami mengucapkan terima kasih karena reses dilaksanakan di Wilayah kami. Kehadiran bu dewan membantu merealisasikan program warga dan mempererat silaturahmi," pungkas H. Nur Wahyi. (Agus W)


