Semarak HUT ke-81 RI, LDII Kota Jambi Gelar Mini Soccer, Rawat Kebersamaan Lewat Olahraga

Foto: kolase/humas


LUGAS | JAMBI — Lapangan Mini Soccer Seiko, Kota Jambi, Sabtu (22/8/2026), tak sekadar menjadi tempat adu kemampuan mengolah bola. Sepuluh tim dari berbagai Pimpinan Cabang (PC) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) se-Kota Jambi berkumpul untuk merayakan kemerdekaan sekaligus mempererat persaudaraan.

Kejuaraan mini soccer tersebut digelar Dewan Pimpinan Daerah (DPD) LDII Kota Jambi sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Setiap tim diperkuat 13 pemain dari berbagai kelompok usia.

Bagi para peserta, pertandingan menjadi ruang untuk bertemu, berkompetisi, sekaligus membangun kembali kedekatan antarwarga. Sepak bola yang biasanya identik dengan persaingan, hari itu justru menjadi medium untuk menumbuhkan kekompakan.

Ketua DPD LDII Kota Jambi, H. Sukarno, S.IP, mengatakan turnamen tersebut sengaja dikemas bukan semata-mata untuk mencari pemenang.

“Melalui kegiatan olahraga ini, kami ingin mempererat hubungan persaudaraan antarwarga LDII di Kota Jambi. Selain itu, momentum peringatan kemerdekaan juga menjadi sarana untuk menumbuhkan semangat sportivitas, kekompakan, dan kebersamaan,” ujar Sukarno.

Menurut dia, pertandingan juga dapat menjadi ruang pembentukan karakter. Para pemain dituntut disiplin mengikuti aturan, menghormati lawan, serta mampu menerima kemenangan maupun kekalahan dengan lapang dada.

“Di lapangan kita bertanding, tetapi di luar lapangan kita tetap bersaudara. Nilai-nilai inilah yang ingin kami tanamkan kepada seluruh peserta,” katanya.

Suasana pertandingan turut mendapat apresiasi dari Dewan Penasihat DPW LDII Provinsi Jambi, KH Nur Hamid Hadi. Ia menilai turnamen berlangsung tertib dan tetap mengedepankan sportivitas.

Menurut Nur Hamid Hadi, cara para pemain menjaga sikap selama pertandingan menunjukkan bahwa olahraga dapat menjadi bagian dari pembentukan karakter generasi muda.

“Pola permainan yang santun dan berkarakter merupakan perwujudan insan yang profesional sekaligus religius. Saya melihat seluruh peserta mampu menjaga suasana pertandingan tetap kondusif dan penuh persaudaraan,” tuturnya.

Turnamen tersebut juga dihadiri Ketua DPW LDII Provinsi Jambi Rahmat Nuruddin serta sejumlah mitra strategis LDII, antara lain Senkom Mitra Polri, PERSINAS ASAD, dan Forum Sepak Bola Generasi Indonesia (FORSGI).

Di antara para pemain, Abdul Haqq dari PC LDII Kota Baru merasakan sendiri manfaat pertemuan tersebut. Baginya, bermain bersama warga dari PC lain memberikan pengalaman yang lebih luas daripada sekadar bertanding.

“Ajang seperti ini sangat positif karena selain menambah teman dan pengalaman bertanding, juga bisa menjadi sarana mencari bibit-bibit atlet sepak bola dari kalangan generasi muda LDII,” kata Abdul.

Di tengah perayaan kemerdekaan, lapangan sepak bola itu akhirnya menjadi ruang perjumpaan. Ada yang datang untuk mengejar kemenangan, ada pula yang membawa semangat mencari pengalaman. Namun, setelah pertandingan berakhir, sekat sebagai lawan di lapangan kembali mencair.

Melalui kegiatan tersebut, LDII Kota Jambi berharap olahraga dapat terus menjadi bagian dari pembinaan generasi muda—mendorong mereka tumbuh sehat, disiplin, sportif, dan memiliki kepedulian terhadap kebersamaan.

Semangat kemerdekaan pun tidak berhenti pada seremoni. Ia hadir dalam cara para pemain bertanding, menerima hasil pertandingan, dan kembali berjabat tangan setelah peluit panjang berbunyi.



Laporan: Abdulah Muslih | Editor: Mahar Prastowo


0/Post a Comment/Comments

LUGAS 28th
Ads1
Ads1