LUGAS | Kota Bekasi - Lomba Anugerah Gapura Sri Baduga (AGSB) dan Lomba Kreatif, Inovatif dan Kolaborasi (KREASI) TP PKK Kota Bekasi diselenggarakan pada tahun 2026 sebagai ajang penilaian tingkat kota untuk mendorong kebersihan lingkungan, penataan wilayah dan pemberdayaan masyarakat.
Seperti halnya Lomba Anugerah Gapura Sri Baduga (AGSB) dan Lomba Kreatif, Inovatif dan Kolaborasi (KREASI) yang dilaksanakan di Kelurahan Jaticempaka, Kecamatan Pondokgede, Kota Bekasi, Kamis (24/9/2026).
Camat Pondokgede, Zainal Abidin Syah menghadiri sekaligus memberikan sambutan selamat datang pada kegiatan Penilaian Lapangan Anugerah Sri Baduga Tingkat Kota Bekasi Tahun 2026 serta Lomba Kreatif, Inovatif, dan Kolaborasi (KREASI) TP PKK Kota Bekasi yang diselenggarakan di Kelurahan Jaticempaka.
Kegiatan evaluasi lapangan ini dihadiri oleh jajaran Tim Penilai Tingkat Kota Bekasi, Ketua TP PKK Kota Bekasi, Wiwiek Hargono Tri Adhianto, beserta Wakil Ketua Wuri Handayani dan tim , Kepala Bagaian Tata Pemerintahan Kota Bekasi, aparatur Pemerintah Kecamatan Pondokgede, Ketua TP PKK Kecamatan Pondokgede, Lurah se-Kecamatan Pondokgede, para kepala UPTD, Ketua TP PKK Kelurahan Jaticempaka, unsur TNI-Polri, pengurus dan kader TP PKK, Karang Taruna, tokoh masyarakat, serta stakeholder setempat.
Camat Pondokgede Zainal Abidin Syah menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada Pemerintah Kelurahan Jaticempaka, kader PKK, dan seluruh elemen masyarakat yang telah berkolaborasi mempersiapkan seluruh aspek penilaian secara optimal. Ajang Sri Baduga ini dinilai menjadi wadah strategis untuk mengukur efektivitas tata kelola pemerintahan kelurahan, pemberdayaan masyarakat, serta penguatan program PKK di tingkat akar rumput.
"Keikutsertaan Kelurahan Jaticempaka dalam Anugerah Sri Baduga dan Lomba KREASI PKK ini merupakan bukti nyata sinergi yang solid antara pemerintah dan masyarakat. Kami berharap momentum penilaian ini tidak hanya berorientasi pada pencapaian prestasi, tetapi juga memperkuat kualitas pelayanan publik dan inovasi lingkungan yang berkelanjutan bagi warga Jaticempaka dan Kecamatan Pondokgede secara umum," ujar Camat Pondokgede.
Dalam kesempatan itu, Camat Pondokgede, Zainal Abidin Syah menjelaskan Anugerah Gapura Sri Baduga (AGSB) yang merupakan ajang evaluasi kinerja serta penghargaan bergengsi di Jawa Barat yang digagas oleh Pemerintah Provinsi untuk memperkuat pelayanan publik.
Dijelaskan camat, pelaksanaan Anugerah Gapura Sri Baduga dilandasi oleh arahan dan komitmen Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk menghadirkan sistem evaluasi yang mampu menggambarkan secara menyeluruh kondisi pembangunan di kelurahan. Evaluasi yang dilakukan tidak hanya berfokus pada aspek administratif, tetapi juga mencakup berbagai parameter pembangunan yang berpengaruh terhadap kualitas pelayanan dan kesejahteraan masyarakat.
"Melalui evaluasi yang komprehensif tersebut, AGSB diharapkan mampu mengidentifikasi kelurahan yang memiliki kinerja terbaik, sekaligus menjadi sarana pembelajaran bagi daerah lain untuk mengadopsi praktik-praktik unggulan yang telah berhasil diterapkan. Hasil evaluasi menjadi dasar dalam mendorong percepatan pembangunan yang lebih merata dan berkelanjutan," jelas Camat.
Rangkaian acara dilanjutkan dengan pemaparan program unggulan kelurahan, peninjauan administrasi, serta verifikasi lapangan oleh Tim Penilai ke sejumlah titik lokasi pembinaan kader PKK dan inovasi warga. Kegiatan berlangsung lancar, interaktif, dan diakhiri dengan sesi foto bersama jajaran pimpinan wilayah beserta tim penilai.
Tampak hadir Ketua TP PKK Kota Bekasi, Wiwiek Hargono Tri Adhianto, hadir beserta Wakil Ketua Wuri Handayani dan tim penilai.
Selama kunjungan Ketua TP PKK Kota Bekasi Wiwiek Hargono memberikan apresiasi tinggi terhadap kekompakan warga. Beliau menyoroti inovasi pemanfaatan lahan kosong, pengelolaan lingkungan, budidaya tanaman melalui Kelompok Wanita Tani (KWT), hingga kemampuan masyarakat mengubah limbah menjadi produk bernilai.
Ketua Tim Penggerak PKK Kota Bekasi Wiwiek Hargono menegaskan lomba Anugerah Gapura Sri Baduga dan Lomba Kreatif, Inovatif dan Kolaborasi (KREASI) TP PKK bukan sekadar ajang kompetisi, melainkan cerminan hasil kerja nyata kecamatan, kelurahan dan gerakan PKK yang dampaknya dirasakan langsung oleh masyarakat.
"Ini adalah lomba gapura dan kreasi PKK tingkat kota. Harapannya nanti menjadi persiapan kita di tahun depan, kalau tidak ada perubahan dari provinsi tetap akan dilakukan lomba di tingkat provinsi," ujar Wiwiek
" Saya membayangkan tahun lalu dengan tahun ini bedanya hampir seratus persen. Baik dari infrastrukturnya, kesiapan kadernya, kesiapan dari sarana dan prasarananya," ungkapnya.
Peningkatan tersebut, lanjut dia, tidak lepas dari adanya dukungan hibah yang menambah fasilitas dan semangat warga di wilayah.
"Ini juga menunjukkan tingkat kesadarannya sudah semakin tinggi. Baik dari aparatur pemerintahnya karena kaitannya terkait dengan tata kelola pemerintahan, kemudian juga inovasi di lapangannya," katanya.
Wiwiek juga menyoroti kolaborasi aktif antara pemerintah, masyarakat melalui gerakan PKK, dan generasi muda sebagai kunci menuju Kota Bekasi yang nyaman dan Indonesia yang hebat
Di tempat yang sama, Edi Djunaedi Lurah Jaticempaka menyampaikan rasa syukurnya hari ini Kecamatan Bekasi Selatan tepatnya di Kelurahan Jaticempaka mengikuti lomba Tingkat Kota Bekasi.
"Alhamdulillah kita semua bersyukur hari ini semua berjalan lancar, Kelurahan Jaticempaka Jaga mendapat giliran sebagai tuan rumah mewakili Kecamatan Pondokgede," ujarnya.
Edi menjelaskan, Kelurahan Jaticempaka menjadi pilihan karena sudah melalui penilaian.
"Banyak keunggulan-keunggulan dan potensi yang ada dikelurahan Jaticempaka, guyub dan gotong royong dan memiliki produktifitas itu harapanya," jelas Lurah.
Dalam kegiatan Lomba Kreasi TP PKK para pengunjung dimanjakan dengan kehadiran puluhan produk unggulan UMKM se-Kekurahan Jaticempaka. (Agus W)






