LUGAS | PEKANBARU — Keprihatinan terhadap kondisi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Riau mendorong Brigade Motor KNPI Kota Pekanbaru menyatakan kesiapan terlibat dalam aksi kemanusiaan untuk membantu masyarakat terdampak.
Bersama Kumpulan Pencinta Motor Indonesia, Brigade Motor KNPI Kota Pekanbaru menyampaikan dukungan terhadap upaya Pemerintah Provinsi Riau, Kapolda Riau, serta seluruh pihak yang terlibat dalam penanganan karhutla.
Dalam pernyataannya, mereka menyoroti dampak karhutla terhadap kesehatan masyarakat dan meminta penanganan dilakukan secara tegas. Mereka juga mendorong aparat penegak hukum mengusut tuntas dugaan keterlibatan oknum maupun perusahaan dalam pembakaran hutan dan lahan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
Siap Turun Langsung
Tidak berhenti pada pernyataan, Brigade Motor KNPI Kota Pekanbaru menyatakan kesiapan turun langsung ke lapangan melalui aksi kemanusiaan pembagian masker kepada masyarakat dan lainnya jika dibutuhkan.
Aksi tersebut berlangsung pada Minggu malam, 20 September 2026 di pusat Kota Pekanbaru. Pembagian masker menjadi bentuk kepedulian terhadap masyarakat di tengah kekhawatiran terhadap dampak asap akibat karhutla.
Selain aksi pembagian masker, Brigade Motor KNPI Kota Pekanbaru menyatakan dukungannya terhadap berbagai langkah pencegahan dan penanganan karhutla di lapangan.
Sikap tersebut menempatkan pemuda dan komunitas otomotif tidak hanya sebagai kelompok yang menyuarakan keprihatinan, tetapi juga sebagai bagian dari elemen masyarakat yang bersedia mengambil peran dalam aksi kemanusiaan.
Mereka berharap penanganan karhutla dilakukan secara serius, terkoordinasi, dan sesuai hukum, sementara masyarakat mendapatkan perlindungan dari dampak yang ditimbulkan.
Pesan yang mereka bawa jelas: keselamatan masyarakat harus menjadi perhatian utama, sementara upaya pencegahan karhutla membutuhkan keterlibatan berbagai unsur, termasuk pemuda dan komunitas masyarakat.
Selamatkan masyarakat Riau. Hidup pemuda.




