WONOGIRI – Sebanyak 140 atlet dari 18 kecamatan mengikuti Kejuaraan Kabupaten (Kejurkab) PERSINAS ASAD Wonogiri yang digelar di Aula Citra Suhada, Jatisrono, Wonogiri, Minggu (27/9/2026). Kegiatan tersebut turut dihadiri langsung Ketua IPSI Wonogiri, Weda Hendragiri.
Kejurkab menjadi bagian dari upaya PERSINAS ASAD Wonogiri dalam menjaring sekaligus memantau bibit atlet potensial dari tingkat kecamatan. Para atlet mendapat kesempatan menguji kemampuan serta menunjukkan hasil pembinaan dan latihan yang telah dijalani di wilayah masing-masing.
Ketua PERSINAS ASAD Wonogiri, Dodik Setyawan, mengatakan Kejurkab tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga bagian dari proses seleksi untuk melihat perkembangan atlet dari setiap kecamatan.
“Kejuaraan ini adalah ajang seleksi untuk melihat hasil dari latihan yang ada di kecamatan-kecamatan, sehingga bakat dari atlet-atlet kita bisa dipantau. Dari kejuaraan ini kita akan mendapatkan atlet yang baik yang nanti bisa berprestasi di kancah provinsi, nasional, bahkan internasional,” ujar Dodik.
Menurutnya, hasil Kejurkab diharapkan menjadi dasar untuk mengetahui potensi atlet sekaligus menentukan langkah pembinaan berikutnya. Atlet yang menunjukkan kemampuan dan perkembangan diharapkan dapat terus mendapatkan pembinaan secara berkelanjutan.
Sementara itu, Ketua IPSI Wonogiri, Weda Hendragiri, menyampaikan apresiasi terhadap kontribusi PERSINAS ASAD dalam pembinaan prestasi pencak silat di Kabupaten Wonogiri.
Kejurkab menjadi bagian dari upaya PERSINAS ASAD Wonogiri dalam menjaring sekaligus memantau bibit atlet potensial dari tingkat kecamatan. Para atlet mendapat kesempatan menguji kemampuan serta menunjukkan hasil pembinaan dan latihan yang telah dijalani di wilayah masing-masing.
Ketua PERSINAS ASAD Wonogiri, Dodik Setyawan, mengatakan Kejurkab tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga bagian dari proses seleksi untuk melihat perkembangan atlet dari setiap kecamatan.
“Kejuaraan ini adalah ajang seleksi untuk melihat hasil dari latihan yang ada di kecamatan-kecamatan, sehingga bakat dari atlet-atlet kita bisa dipantau. Dari kejuaraan ini kita akan mendapatkan atlet yang baik yang nanti bisa berprestasi di kancah provinsi, nasional, bahkan internasional,” ujar Dodik.
Menurutnya, hasil Kejurkab diharapkan menjadi dasar untuk mengetahui potensi atlet sekaligus menentukan langkah pembinaan berikutnya. Atlet yang menunjukkan kemampuan dan perkembangan diharapkan dapat terus mendapatkan pembinaan secara berkelanjutan.
Sementara itu, Ketua IPSI Wonogiri, Weda Hendragiri, menyampaikan apresiasi terhadap kontribusi PERSINAS ASAD dalam pembinaan prestasi pencak silat di Kabupaten Wonogiri.
“Peran PERSINAS ASAD sangat membantu dalam hal pembinaan prestasi dan tentunya sumbangsih atlet ASAD untuk IPSI Wonogiri sangat luar biasa,” kata Weda.
Kejurkab yang diikuti atlet dari 18 kecamatan tersebut berlangsung lancar dengan antusiasme tinggi dari para peserta. Selain menjadi sarana mengukur kemampuan, kejuaraan juga menjadi motivasi bagi atlet untuk terus meningkatkan kualitas latihan dan prestasi.
Melalui pembinaan yang berkelanjutan serta kompetisi yang terarah, PERSINAS ASAD Wonogiri terus mendorong lahirnya atlet-atlet potensial yang mampu bersaing di berbagai tingkatan kejuaraan, sekaligus memberikan kontribusi bagi perkembangan prestasi pencak silat Wonogiri. (Humas ASAD Jateng)