Klaten - Polisi mengamankan tiga sepeda motor (SPM) yang menggunakan knalpot tidak sesuai standar atau knalpot brong saat patroli harkamtibmas di wilayah Kecamatan Pedan, Klaten. Patroli tersebut dilakukan menyusul adanya keresahan masyarakat terkait aktivitas remaja dan penggunaan knalpot brong.
Patroli dipimpin Kapolsek Pedan AKP Nyoto, S.H., M.H., bersama personel Polsek Pedan dan anggota Koramil 04 Pedan, menyasar Jalan Lingkar Kedungan Pedan, Troketon, Senin (7/9/2026). Kegiatan berlangsung mulai pukul 17.10 hingga 17.40 WIB.
Petugas mendapati sejumlah remaja yang diduga menggunakan kendaraan dengan knalpot tidak sesuai standar. Saat petugas datang, para remaja tersebut langsung membubarkan diri, sementara tiga unit sepeda motor berhasil diamankan untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Kapolsek Pedan AKP Nyoto mengatakan patroli dilakukan sebagai langkah preventif untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat sekaligus merespons keluhan warga.
"Patroli ini kami laksanakan terkait adanya aduan keresahan masyarakat mengenai kenakalan remaja dengan kendaraan yang menggunakan knalpot tidak sesuai standar atau brong. Saat petugas datang, para remaja tersebut langsung membubarkan diri dan kami sempat mengamankan tiga unit kendaraan dengan knalpot tidak sesuai standar," kata AKP Nyoto.
Tiga kendaraan tersebut kemudian dibawa ke Mapolsek Pedan. Polisi melakukan pembinaan dan meminta pemilik kendaraan melengkapi surat-surat serta mengembalikan perlengkapan kendaraan sesuai ketentuan.
Nyoto menegaskan penanganan tersebut tidak semata-mata berorientasi pada penindakan, tetapi juga pembinaan agar para remaja memahami pentingnya tertib berlalu lintas dan menjaga ketertiban lingkungan.
"Kendaraan kami amankan di Polsek Pedan untuk dilakukan pembinaan dengan menghadirkan orang tua dan melengkapi kendaraan sesuai standar. Kami juga mengimbau kepada para orang tua agar selalu mengawasi anak-anaknya supaya tidak ikut-ikutan dalam kegiatan yang dapat mengganggu ketertiban dan meresahkan masyarakat," ujarnya.
Patroli gabungan dengan melibatkan personel TNI tersebut diharapkan dapat mencegah penggunaan knalpot brong dan potensi kenakalan remaja lainnya. Polisi juga mengajak masyarakat untuk segera melaporkan apabila menemukan aktivitas yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban di lingkungan sekitar.