Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 12.00 WIB. Berdasarkan informasi yang diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Pekanbaru, korban bersama rekan-rekannya berenang di kolam bekas galian basement dengan kedalaman sekitar 9 meter.
Saat sejumlah rekan korban telah berenang menuju tepian, korban justru bergerak seorang diri ke bagian tengah kolam. Tidak lama kemudian, korban dilaporkan tenggelam.
Masyarakat di sekitar lokasi sempat melakukan pencarian secara mandiri. Namun, hingga laporan diterima Kantor SAR Pekanbaru, korban belum berhasil ditemukan.
Tim SAR Gabungan Bergerak
Menindaklanjuti laporan tersebut, Kantor SAR Pekanbaru mengerahkan Tim Rescue ke lokasi kejadian. Pencarian dilakukan di sekitar kolam dengan melibatkan unsur terkait dan masyarakat.
Kepala Kantor SAR Pekanbaru Budi Cahyadi mengingatkan seluruh unsur yang terlibat agar mengutamakan keselamatan selama operasi berlangsung. Personel juga diminta menggunakan alat pelindung diri (APD) serta perlengkapan keselamatan sesuai kondisi di lapangan.
Setelah dilakukan pencarian selama beberapa jam, korban akhirnya ditemukan Tim SAR Gabungan pada pukul 18.00 WIB. Korban kemudian dievakuasi dan dibawa menggunakan ambulans menuju rumah duka.
Wakil Wali Kota Apresiasi Tim SAR
Di tengah pelaksanaan pencarian, Wakil Wali Kota Pekanbaru H. Markarius Anwar, S.T., M.Arch., hadir di lokasi. Ia menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban sekaligus mengucapkan terima kasih kepada seluruh unsur Tim SAR Gabungan yang terlibat dalam operasi.
Dengan ditemukannya korban dan proses evakuasi telah dilakukan, operasi SAR dinyatakan ditutup.
Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan terhadap aktivitas di kolam bekas galian, terutama lokasi dengan kedalaman ekstrem dan kondisi yang berpotensi membahayakan keselamatan manusia.
Sumber Humas KanSAR Pekanbaru
