LUGAS | WONOSOBO — Pengurus Provinsi PERSINAS ASAD Jawa Tengah menggelar Training of Trainer (TOT) Tanding dan Jurus Tunggal IPSI pada 26–27 September 2026 di Pondok Al Akbar, Wonosobo.
Kegiatan tersebut diikuti 109 pelatih bidang Tanding dan Jurus Tunggal yang berasal dari kabupaten dan kota se-Jawa Tengah. TOT menjadi bagian dari upaya meningkatkan kompetensi pelatih sekaligus menyamakan pemahaman mengenai pembinaan atlet pencak silat di tingkat daerah.
Ketua Pengurus Provinsi (Pengprov) (PERSINAS) ASAD Jawa Tengah, Drs. H. Sutiyono, M.Pd, turut hadir dalam kegiatan tersebut. Dalam arahannya, ia berharap pelaksanaan TOT dapat membantu meningkatkan pemerataan kemampuan pelatih prestasi di seluruh kabupaten dan kota di Jawa Tengah.
“Semoga dengan TOT ini kemampuan pelatih prestasi di kabupaten dan kota se-Jawa Tengah merata dan bisa membawa atletnya ke semua jenjang prestasi,” ujar Sutiyono.
Materi yang diberikan dalam kegiatan mencakup periodesasi latihan, pembenahan Jurus Tunggal IPSI, serta pemahaman Peraturan Pertandingan Pencak Silat 2026. Materi tersebut diarahkan untuk memperkuat kemampuan teknis pelatih dalam menyusun program latihan dan mendampingi atlet menghadapi kompetisi.
Sejumlah pemateri turut memberikan pembekalan kepada para peserta. Barata Yuda yang merupakan Pelatih PPLP Pencak Silat Provinsi Jawa Tengah menyampaikan materi terkait pembinaan dan latihan. Sementara Saefullah, Abdul Aziz Rifai, Yoga Yudha, dan Linggar Uji Nugraha yang merupakan Tim Pelatih PERSINAS ASAD Jawa Tengah turut memberikan materi kepelatihan.
Selain itu, Sulton Efendi dan Mukmin Ichwanto selaku Wasit Juri Internasional turut memberikan pembekalan berkaitan dengan aspek pertandingan dan penjurian.
Keikutsertaan 109 pelatih dari berbagai daerah menjadi bagian penting dalam membangun kesamaan pemahaman terhadap perkembangan regulasi dan teknik pencak silat. Melalui TOT tersebut, pelatih diharapkan mampu menerapkan materi yang diperoleh dalam program pembinaan atlet di masing-masing kabupaten dan kota.
Kegiatan ini sekaligus menjadi ruang berbagi pengalaman antara pelatih, instruktur, serta perangkat pertandingan dalam mendukung pembinaan pencak silat prestasi di Jawa Tengah.
Dengan penguatan kapasitas pelatih dan pemahaman terhadap regulasi pertandingan terbaru, pembinaan atlet pencak silat di daerah diharapkan dapat dilakukan secara lebih terstruktur dan berkesinambungan.
(Humas PERSINAS ASAD Jateng)