Bersatu, Berjuang, dan Menang Demi Kesejahteraan Awak Kapal Perikanan
LUGAS | BITUNG — 15 Oktober 2026 Serikat Awak Kapal Perikanan Bersatu (SAKTI) Sulawesi Utara hari ini, Kamis (15/10), merayakan peringatan Hari Ulang Tahun ke-6. Mengusung tema “Baku Bekeng Pande, Membangun Kekuatan” serta semangat “Bersatu, Berjuang, dan Menang”, perayaan ini menjadi momentum refleksi perjalanan enam tahun sekaligus penegasan komitmen organisasi dalam memperjuangkan hak-hak dan kesejahteraan awak kapal perikanan.
Acara berlangsung di Bitung dihadiri Ketua Umum SAKTI Sulut Arnold Hiborang; Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Bitung Rahmat Dunggio yang mewakili Pemerintah Kota Bitung; Kepala Dinas Perikanan Kota Bitung diwakili oleh Theo; Koordinator International Transport Workers’ Federation (ITF) Rivaldo; Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan Kota Bitung Ramli Jare; perwakilan Balai Pelatihan dan Penyuluhan Perikanan (BPPP) Bitung; para pemilik kapal perikanan; serta berbagai elemen masyarakat sipil dan tamu undangan lain nya.
Selama enam tahun berdiri, SAKTI Sulut mencatat telah menampung dan mendampingi setidaknya 330 kasus pengaduan awak kapal perikanan — 238 kasus terjadi di dalam negeri dan 92 kasus di luar negeri. Persoalan yang paling banyak muncul meliputi upah tidak sesuai ketentuan, pemutusan hubungan kerja secara sepihak, kecelakaan kerja, hingga jaminan sosial yang belum terpenuhi. Melalui pendampingan hukum, sejumlah kasus berhasil dimenangkan di Pengadilan Hubungan Industrial, sekaligus membuktikan bahwa jalur hukum terbuka bagi pekerja di sektor perikanan.
Organisasi ini juga berperan mendorong terbentuknya Dewan Pengupahan Kota Bitung, serta telah membagikan kotak pertolongan pertama di kapal dan memfasilitasi 90 awak kapal mengikuti pelatihan keselamatan dasar secara gratis.
Dalam sambutannya, Ketua Umum SAKTI Sulut, Arnold Hiborang, menyatakan:
“Enam tahun bukanlah perjalanan yang singkat. Di balik angka 330 kasus yang kami terima, ada manusia, keluarga, dan harapan yang sedang diperjuangkan. Kami tidak berjuang sendirian — Baku Bekeng Pande, saling menguatkan, saling belajar, itulah kekuatan sesungguhnya dari kita semua. Hari ini bukan tentang merayakan bertambahnya usia organisasi, tetapi menegaskan satu hal: perlindungan awak kapal perikanan tidak boleh hanya berhenti di atas kertas. Konvensi ILO C188 harus hidup dalam kondisi kerja yang adil, upah yang layak, keselamatan yang terjamin, dan kepastian bagi keluarga ketika musibah datang. Kita mungkin tidak selalu besar sendiri, tetapi Bersatu, Berjuang, dan kita pasti Menang.”
Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Bitung, Rahmat Dunggio, dalam sambutannya menyambut baik kehadiran SAKTI Sulut dan berkomitmen memperkuat koordinasi guna memastikan pemenuhan hak-hak pekerja di sektor perikanan. Sementara itu, Koordinator ITF Rivaldo menegaskan dukungan organisasi internasional terhadap perjuangan awak kapal perikanan di Sulawesi Utara.
Ke depan, SAKTI Sulut menegaskan akan terus mendorong penegakan dan implementasi nyata Konvensi ILO C188 tentang Pekerjaan di Sektor Perikanan, serta memperkuat kerja sama dengan pemerintah, pemilik kapal, dan berbagai pihak terkait agar perlindungan sosial, keselamatan kerja, dan kesejahteraan awak kapal perikanan benar-benar terwujud.



