Bulan Bahasa 2026 SMP Martia Bhakti, Hadirkan Pentas Seni Budaya dan Literasi Sebagai Ruang Ekspresi Karya Pelajar


LUGAS | Kota Bekasi - SMP Martia Bhakti Kota Bekasi kembali menggelar agenda tahunan Bulan Bahasa 2026. Mengusung tema "Cakap Berbahasa, Cerdas Berliterasi, Terampil Berekspresi, Bijak Berdigitalisasi" kegiatan ini menjadi panggung ekspresi, kreativitas, dan pelestarian budaya bagi seluruh pelajar.

Acara dilaksanakan di Halaman SMP Martia Bhakti, Jl. Jenderal Sudirman KM 32, Kelurahan Kayuringin Jaya, Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi, Jawa Barat, pada Kamis (31/10/2026).

Perlombaan diikuti oleh seluruh siswa perwakilan dari kelas VII, VIII, hingga IX yang terbagi dalam beberapa kategori lomba.

Turut hadir dalam acara tersebut Pengawas Dinas Pendidikan Kota Bekasi Khodamad Sutaji, M.Pd., jajaran Pengurus Yayasan Martia Bhakti, Kepala SMA Martia Bhakti yang diwakili Fauzan Haq, S.Pd., Kepala SMP Martia Bhakti Edi Purwanta, S.Pd., M.Pd., Ketua Komite Ny. Hermin Sugiarti, S.M., para guru, orang tua siswa, serta tamu undangan lainnya.

Ketua Panitia Pelaksana Bulan Bahasa, Ny. Julaena, S.Pd., menjelaskan bahwa rangkaian lomba ini merupakan agenda rutin tahunan untuk menyemarakkan Bulan Bahasa yang diperingati setiap bulan Oktober.

"Aneka lomba yang digelar meliputi lomba bertema Sumpah Pemuda, Icon Daerah, dan Makanan Daerah," ujar Julaena.

Menurutnya, kegiatan ini bertujuan untuk menumbuhkan kesadaran siswa dan masyarakat bahwa budaya Indonesia harus terus dikembangkan. Pasalnya, generasi saat ini banyak yang mulai melupakan budaya sendiri. Selain itu, kegiatan ini juga mendorong peningkatan kualitas penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung suksesnya acara, mulai dari pihak Yayasan, Dinas Pendidikan Kota Bekasi, Kepala Sekolah, para guru, orang tua, siswa, sponsor, dan seluruh panitia.

Pengawas Dinas Pendidikan Kota Bekasi, Khodamad Sutaji, M.Pd., menegaskan pentingnya peran sekolah sebagai benteng utama dalam melestarikan bahasa daerah, khususnya Bahasa Sunda dan Betawi yang menjadi identitas kebudayaan masyarakat Kota Bekasi.

"Bahasa ibu adalah identitas dan fondasi karakter bangsa. Sekolah harus menjadi garda terdepan untuk menjaganya agar tidak punah," tegasnya.

Sementara itu, Kepala Sekolah SMP Martia Bhakti, Edi Purwanta, S.Pd, M.Pd., dalam sambutannya menekankan bahwa Bulan Bahasa tidak hanya dimaknai sebagai ajang kompetisi.

"Dengan semangat Sumpah Pemuda, Bulan Bahasa kami harapkan tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi menjadi ruang merdeka bagi siswa untuk menunjukkan bakat, memperkuat karakter, dan menumbuhkan kebanggaan terhadap bahasa serta budaya bangsa," ujar Edi.

Lebih lanjut, Edi menjelaskan komitmen SMP Martia Bhakti dalam menerapkan sistem pendidikan yang inklusif. 

"SMP Martia Bhakti adalah rumah belajar untuk semua. Sistem pendidikan inklusif yang kami terapkan memberikan ruang, kesempatan, dan pelayanan yang sama bagi seluruh peserta didik tanpa membedakan latar belakang, kemampuan, maupun kebutuhan khusus. Setiap anak memiliki keunikan dan potensi. Tugas kamilah untuk memfasilitasi, menghargai keberagaman, dan memastikan tidak ada anak yang tertinggal dalam mendapatkan pendidikan yang bermutu dan bermartabat. Inilah wujud nyata dari Cerdas Berliterasi dan Terampil Berekspresi," jelasnya.

Pernyataan tersebut disambut positif oleh para orang tua. Ketua Komite SMP Martia Bhakti, Ny. Hermin Sugiarti, S.M., mengapresiasi dan mendukung penuh kegiatan ini. Ia berharap Bulan Bahasa dapat terus dilaksanakan setiap tahun dengan kualitas yang semakin baik.

Pantauan di lapangan, acara Bulan Bahasa SMP Martia Bhakti 2026 berlangsung sangat meriah. Acara dipandu oleh Master of Ceremony (MC) Mr. Ifani dan Ananda Eshan Aisha Zaafarani yang tampil cerdas, adaptif, dan piawai dalam membangun suasana.    (Agus W)











0/Post a Comment/Comments

LUGAS 28th
Ads1
Ads1