LUGAS | JAMBI — Prestasi membanggakan ditorehkan para pemain muda SSB ASTERA yang tergabung dalam Forum Sepakbola Generasi Indonesia (FORSGI) Jambi. Mereka berhasil meraih posisi runner-up kategori U-10 dalam kompetisi sepak bola yang berlangsung di Stadion Tri Lomba Juang, Kota Jambi, pada 17–18 Oktober 2026. Hasil tersebut mengantarkan tim mewakili Provinsi Jambi ke ajang tingkat nasional di Stadion Pakansari, Bogor.
Pencapaian itu menjadi hasil positif bagi pembinaan sepak bola usia dini di Jambi. Di tengah persaingan antartim, para pemain SSB ASTERA menunjukkan semangat juang dan kekompakan hingga mampu menyelesaikan kompetisi di posisi kedua.
Enam pemain yang menjadi bagian dari perjuangan tersebut adalah Ardiyan Majid Khobar, Ismail Abdillah, M. Arkha Nasuha, Neymar Malik Hizballah, Ozil Bima Firdaus, dan Zakyan Maulana Putra.
Keberhasilan melangkah ke tingkat nasional menjadi kesempatan berharga bagi para pemain untuk menambah pengalaman bertanding sekaligus menguji kemampuan menghadapi lawan dari daerah lain. Bagi pemain seusia mereka, kompetisi semacam ini juga menjadi bagian penting dalam proses pembentukan mental, disiplin, dan pemahaman permainan.
Pelatih SSB ASTERA, Coach Makruf, menyampaikan rasa syukur atas pencapaian anak-anak asuhnya. Ia mengapresiasi kerja keras, semangat, dan kekompakan tim selama mengikuti kompetisi.
“Alhamdulillah, anak-anak sudah berjuang dengan keras dan memberikan yang terbaik. Hasil ini merupakan buah dari kerja keras, semangat, dan kekompakan tim,” ujar Makruf.
Ia berharap hasil tersebut tidak membuat para pemain cepat berpuas diri. Menurut dia, persiapan yang lebih matang diperlukan agar tim dapat tampil maksimal saat menghadapi kompetisi nasional.
“Kami berharap mereka terus berlatih, menjaga semangat, serta mempersiapkan diri dengan baik untuk menghadapi kompetisi tingkat nasional dan membawa nama baik Provinsi Jambi,” katanya.
Tim U-10 SSB ASTERA dijadwalkan tampil di Stadion Pakansari, Bogor, pada pekan berikutnya untuk mewakili Provinsi Jambi melalui jalur prestasi. Kesempatan ini menjadi tantangan sekaligus pengalaman penting bagi para pemain muda dalam mengembangkan kemampuan mereka.
Bagi FORSGI Jambi dan SSB ASTERA, capaian tersebut bukan sekadar keberhasilan meraih posisi runner-up. Lebih dari itu, prestasi ini menjadi dorongan untuk terus membina pemain usia dini agar tumbuh sebagai pesepak bola yang memiliki kemampuan, disiplin, dan menjunjung tinggi sportivitas.
Kini, tantangan berikutnya menanti di Bogor. Para pemain muda Jambi diharapkan mampu menjaga semangat dan kekompakan, sekaligus memanfaatkan kesempatan di tingkat nasional untuk terus berkembang dan mengharumkan nama daerah.
Laporan: Toyib Abdillah | Editor: Mahar Prastowo
