LUGAS | BITUNG — Festival Pesona Selat Lembeh (FPSL) 2026 resmi dibuka di Kota Bitung. Pembukaan ditandai dengan tabuhan gendang oleh Wali Kota Bitung, Hengky Honandar, SE., sebagai penanda dimulainya rangkaian kegiatan FPSL 2026 melalui Bitung Market and Expo.
Mengusung tema “Together in Harmony”, FPSL 2026 tidak hanya diarahkan sebagai agenda pariwisata dan hiburan, tetapi juga menjadi ruang promosi produk lokal sekaligus penggerak ekonomi masyarakat.
Dalam sambutan pada pembukaan kegiatan, panitia menyampaikan bahwa Bitung Market and Expo dihadirkan sebagai ruang bagi pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM), ekonomi kreatif, komunitas, serta masyarakat untuk memperkenalkan karya dan produk mereka kepada masyarakat luas.
“Ini bukan hanya ruang untuk menikmati kuliner, pameran dan hiburan, tetapi juga ruang bagi UMKM, pelaku ekonomi kreatif, komunitas dan masyarakat Kota Bitung untuk tumbuh dan bergerak bersama,” demikian disampaikan dalam sambutan pembukaan.
Tema Together in Harmony menjadi ajakan agar seluruh elemen masyarakat menjadikan FPSL sebagai bagian dari kepentingan bersama. Festival tersebut diharapkan tidak sekadar menjadi perhelatan tahunan, tetapi juga menjadi ruang untuk memperkuat kreativitas, kebudayaan dan kebersamaan masyarakat Kota Bitung.
Melalui Bitung Market and Expo, masyarakat juga diajak mendukung produk lokal serta memberikan ruang lebih luas bagi pelaku UMKM dan ekonomi kreatif untuk berkembang.
“Dengan semangat Together in Harmony, kami mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan FPSL sebagai milik kita bersama. Tempat kita membangun kreativitas, budaya kebersamaan, sekaligus memperkenalkan pesona Kota Bitung kepada banyak orang,” ujar panitia dalam sambutannya.
Pembukaan FPSL 2026 turut dihadiri Ketua TP-PKK Kota Bitung Ellen Honandar Sondak, SE., Wakil Wali Kota Bitung Randito Maringka, S.Sos., Sekretaris TP-PKK Kota Bitung Jasinta Maringka Gumolung, pimpinan dan anggota DPRD Kota Bitung, unsur Forkopimda, Forum Lintas Sektoral, Sekretaris Daerah Kota Bitung Ignatius Sudianto, ST., MT., para kepala perangkat daerah, pimpinan perusahaan daerah, panitia pelaksana, sponsor, pelaku UMKM, serta pelaku seni dan budaya.
Rangkaian FPSL 2026 selanjutnya diharapkan dapat menjadi ruang perjumpaan antara masyarakat, pelaku usaha, komunitas dan wisatawan. Berbagai produk lokal, kuliner, karya ekonomi kreatif, seni dan budaya Kota Bitung menjadi bagian dari wajah festival yang mengangkat potensi daerah tersebut.
Dengan dibukanya Bitung Market and Expo, rangkaian Festival Pesona Selat Lembeh 2026 resmi dimulai.



