LUGAS | KLATEN – Kepolisian Sektor (Polsek) Pedan, Polres Klaten, terus memperkuat komunikasi dengan masyarakat melalui program Minggu Kasih. Kali ini, Kapolsek Pedan AKP Nyoto, S.H., M.H., bersama Kanit Binmas Aipda Suwandi, S.H., mengunjungi Gereja Kristen Jawa (GKJ) Pedan, Kabupaten Klaten, Minggu (18/10/2026).
Kegiatan yang dimulai pukul 06.30 WIB tersebut diikuti sekitar 100 jemaat dan disambut Pendeta Krisapdaru, M.Mim. Kehadiran jajaran kepolisian menjadi bagian dari upaya mempererat hubungan dengan masyarakat sekaligus memastikan umat Kristiani dapat menjalankan ibadah dengan aman dan nyaman.
Kegiatan yang dimulai pukul 06.30 WIB tersebut diikuti sekitar 100 jemaat dan disambut Pendeta Krisapdaru, M.Mim. Kehadiran jajaran kepolisian menjadi bagian dari upaya mempererat hubungan dengan masyarakat sekaligus memastikan umat Kristiani dapat menjalankan ibadah dengan aman dan nyaman.
Dalam kesempatan tersebut, AKP Nyoto menegaskan bahwa kunjungan polisi ke tempat ibadah tidak selalu berkaitan dengan persoalan keamanan, tetapi juga merupakan bentuk kepedulian dan kebersamaan dengan masyarakat.
"Kami hadir di sini bukan karena suatu permasalahan, tetapi untuk berbagi kebahagiaan dan kebersamaan dalam persaudaraan. Selamat menunaikan ibadah pagi ini," ujar AKP Nyoto.
Menurutnya, toleransi dan kerukunan antarumat beragama merupakan modal penting dalam menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang kondusif.
Karena itu, kepolisian terus mendorong komunikasi terbuka dengan seluruh elemen masyarakat tanpa membedakan latar belakang agama maupun keyakinan.
Kapolsek juga mengajak warga untuk aktif menyampaikan aspirasi, keluhan, maupun informasi terkait keamanan lingkungan melalui layanan Call Center Polri 110 atau langsung kepada jajaran Polsek Pedan.
Sementara itu, Pendeta Krisapdaru menyampaikan apresiasi atas perhatian kepolisian terhadap keamanan dan kenyamanan umat beragama di wilayah Kecamatan Pedan.
"Kami mengucapkan syukur dan terima kasih kepada pihak kepolisian atas kunjungan Minggu Kasih ini. Kami siap bersama-sama menjaga toleransi, menjunjung tinggi cinta kasih dan persaudaraan demi mewujudkan kamtibmas yang kondusif," ungkapnya.
Ia menilai rasa aman menjadi kebutuhan bersama, termasuk bagi masyarakat yang menjalankan ibadah sesuai keyakinan masing-masing.
Melalui kegiatan Minggu Kasih, Polsek Pedan berharap hubungan antara kepolisian, tokoh agama, dan masyarakat semakin erat.
Program tersebut sekaligus menjadi ruang dialog untuk menyerap aspirasi warga serta membangun kesadaran bahwa menjaga keamanan, toleransi, dan kerukunan merupakan tanggung jawab bersama. (Rizal Putra Milda)