PERSINAS ASAD Kunjungi Keprajuritan Kraton Jogja, Terima Keris sebagai Simbol Persaudaraan



LUGAS | YOGYAKARTA – Ketua Umum Pengurus Besar PERSINAS ASAD melakukan kunjungan silaturahim ke Keprajuritan Kraton Jogja di Padepokan Agung Ganggeng Samudro Yogyakarta, didampingi Sekertaris Umum, Ketua Departemen Seni Budaya Pencak Silat Tradisi,Departemen Kepelatihan juga dari Padepokan Satriotomo, Minggu (1/11/2026). Kunjungan tersebut menjadi momentum mempererat persaudaraan sekaligus memperkuat komitmen dalam melestarikan budaya pencak silat sebagai warisan bangsa.

Rombongan PB PERSINAS ASAD disambut langsung oleh Ajengan Tubagus Ali Mustafa. Dalam pertemuan tersebut, pihak Keprajuritan Kraton Jogja menyampaikan apresiasi terhadap PERSINAS ASAD yang selama ini turut berperan aktif menjaga dan mengembangkan seni bela diri pencak silat.

Selain mempererat tali persaudaraan, kunjungan ini juga menjadi kesempatan bagi rombongan PERSINAS ASAD untuk memperoleh wawasan mengenai sejarah persilatan, termasuk nilai-nilai filosofis yang terkandung dalam berbagai jenis senjata tradisional.

Salah satu momen istimewa dalam kunjungan tersebut adalah penganugerahan cinderamata atau yang dikenal dengan istilah Paringan Ndalem kepada Ketua Umum PB PERSINAS ASAD, Marsma TNI (Purn.) H. Sukur, M.Si. (Han).

Cinderamata tersebut berupa sebilah Keris Gayaman Ngayogyokarto Luk 11 dengan pamor Pedaringan Kebak. Pemberian keris ini bukan sekadar bentuk penghormatan, melainkan juga simbol kekeluargaan yang menandai diterimanya PERSINAS ASAD sebagai bagian dari keluarga besar Ganggeng Samudro.

Keris tersebut memiliki makna filosofis mendalam. Melalui pemberian ini, tersirat doa dan harapan agar PERSINAS ASAD senantiasa menjaga jiwa ksatria dalam setiap langkah pengabdiannya, serta mampu membawa kesejahteraan dan kemakmuran bagi masyarakat.

Kunjungan ini menjadi pengingat bahwa pencak silat tidak hanya berkaitan dengan kemampuan bela diri, tetapi juga mengandung nilai sejarah, budaya, persaudaraan, dan pembentukan karakter luhur.

Melalui silaturahim tersebut, PERSINAS ASAD diharapkan semakin memperkuat perannya dalam menjaga kelestarian pencak silat sebagai warisan budaya bangsa, sekaligus membangun hubungan persaudaraan dengan berbagai komunitas dan pelestari tradisi Nusantara.

0/Post a Comment/Comments

LUGAS 28th
Ads1
Ads1