• Latest News

    Pemerintah Wacanakan Sentralisasi Penanggulangan Bencana

    TABLOIDLUGAS.COM - ''Kita tentu mendukung upaya menjadikan BPBD itu menjadi lembaga pemerintah yang vertikal. Artinya nanti BPBD satu komando dari pusat. Tapi implementasinya tentu menunggu arahan pusat,'' kata Kaifi. M. Nur Zein, Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Riau.

    Pernyataan Kaifi tersebut menanggapi rancangan Pemerintah Pusat mengenai Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) yang bakal dijadikan menjadi instansi vertikal. Langkah tersebut dilakukan, karena penanganan bencana daerah yang terkesan lamban.

    Wacana itu juga bertujuan untuk memudahkan koordinasi antar instansi penanganan bencana daerah. Sehingga, langkah antisipasi dan tanggap darurat dapat dilakukan secara cepat tanpa harus menunggu arahan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

    Disebutkan Kaifi, usulan Syamsul Maarif itu juga keluar setelah melihat minimnya perhatian Pemerintah Daerah terhadap kebutuhan anggaran. Indikator lain adalah minimnya personil penangananan bencana yang diturunkan daerah ke lokasi bencana.

    ''Kami sudah sejak tahun lalu mengusulkan penambahan personil, dalam hal ini bantuan dari Satpol PP Riau untuk kita ambil menjadi pegawai kami, tetapi itu tidak direspon. Selain itu kita juga sudah mengusulkan perekrutan CPNS kepada BKD Riau, tapi tidak juga direspon,'' papar Mantan Kepala Bagian Penerangan Biro Humas Setdaprov Riau itu.

    Tidak hanya itu, minimnya dukungan dana terutama APBD terhadap penanggulangan bencana di BPBD juga perlu menjadi pertimbangan. Sehingga dana yang minim membuat langkah didaerah terkesan lamban dan menunggu arahan pusat.

    "Karena memang dukungan Pemerintah daerah sendiri terhadap BPBD ini sangat kecil. Sampai saat ini masih ada sebagian daerah yang belum ada BPBD,'' ungkap Kaifi. (L/Mahar)
    • Blogger Comments
    • Facebook Comments

    0 komentar:

    Posting Komentar

    Item Reviewed: Pemerintah Wacanakan Sentralisasi Penanggulangan Bencana Rating: 5 Reviewed By: Redaksi 2.0
    Scroll to Top