728x90 AdSpace

  • Latest News

    6 Karakter Luhur Menjiwai Gerak Langkah Senkom

    LUGAS | Jakarta - Senkom (Sentra Komunikasi) Mitra Polri, selanjutnya disebut Senkom, menyelenggarakan Musyawarah Nasional ke-3, pada Rabu hingga Jumat (10-12 Mei 2017), bertempat di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur, dengan salah satu agenda utama Munas  adalah memilih Ketua Umum.

    Peserta Munas ke-3 Senkom, mencapai angka 3.000 orang, berasal dari perwakilan pengurus di 34 propinsi, dan 495 kabupaten/kota.
     
    Pemilihan Ketua Umum Periode 2017-2022, pada putaran pertama ada 4 calon yang menyalonkan diri sebagai Ketua Umum Senkom Mitra Polri, yakni Lasidi Pribadi (Ketua Sumatera Selatan), Muhammad Husin (Ketua Kalimantan Utara), Sutrisno (Ketua Bali), dan  Muhammad Sirot.

    Dengan persaingan yang ketat serta saling adu gagasan saat pandangan umum, hingga pada putaran kedua menyisakan 2 kandidat Calon Ketua umum, Sutrisno (Bali), dan Muhammad Sirod (petahana). Dan hasil pemilihan pada putaran kedua Sutrisno inilah yang kemudian mendudukkan kembali Muhammad Sirot sebagai Ketua Umum Senkom, dengan perolehan 24 suara, sedangkan Sutrisno mendapatkan 11 suara.

    Menariknya, meski sempat terjadi keributan antar pendukung calon ketua umum, namun begitu pemungutan suara memenangkan kubu petahana, sontak keributan berubah jadi suasana damai kembali dengan diwarnai saling bersalaman komando serta berpelukan. 

    "Jujur saya mendukung ketua Senkom Sumsel untuk jadi ketua umum. Tapi koalisi Sumatra kalah dengan incumbent dan yang menang Pak Sirot. Saya ikhlas dan mendukung yang sudah menjadi pemenang," ujar Andi Azzam Susanto, peserta Munas dari Jambi.

    Para calon ketum yang berkompetisi pun beramai-ramai bersama para pendukungnya menyatakan mendukung sepenuhnya Muhammad Sirot sebagai Ketua Umum terpilih.

    "Sedikit keributan dalam beroganisasi itu biasa, itulah dinamika organisasi. Namun harus ada perekat, jangan sampai hanya karena persaingan menjadi ketua umum kemudian menjadikan organisasi terpecah," kata Muhammad Sirot.

    Apa formula untuk merekatkan Senkom?

    "Enam Karakter Luhur Senkom!" Tegas Sirot.

    Enam (6) karakter luhur Senkom, demikian diungkapkan Sirot, adalah sifat dan perilaku yang harus dimiliki setiap anggota Senkom; yaitu Rukun, Kompak, Kerjasama yang baik, Jujur, Amanah, Efektif dan Efisien.

    "Dengan 6 karakter itu diterapkan oleh anggota Senkom Mitra Polri, diharapkan anggota bisa menjalankan roda organisasi, menjadikan berbagai persoalan menjadi ringan dan mudah diselesaikan," terang Sirot.

    Selain dalam pelaksanaan Munas yang suasana panas bisa cepat menjadi dingin, praktik 6 karakter luhur juga menjiwai gerak langkah Senkom dalam keseharian hingga dalam penyelenggaraan kegiatan-kegiatan seperti pelatihan hingga Munas. "Anggota bergotong royong membiayai acara-acara dan kegiatan organisasi," kata Sirot.

    Lanjutnya, klaster sosial kebencanaan Senkom Rescue juga terjun hampir di setiap kejadian bencana dan kecelakaan di darat, laut maupun kecelakaan penerbangan. Sehingga BNPB, BASARNAS dan sejumlah lembaga lainnya. Bahkan, dua kali Senkom mendapat apresiasi dan penghargaan dari PBB (Perserikatan Bangsa Bangsa).

    [L/AgusW]
    • Blogger Comments
    • Facebook Comments

    0 komentar:

    Posting Komentar

    Item Reviewed: 6 Karakter Luhur Menjiwai Gerak Langkah Senkom Rating: 5 Reviewed By: Redaksi 2.0
    Scroll to Top