Header Ads Widget

Hosting Unlimited Indonesia

Update

8/recent/ticker-posts

Buka Musda, Bupati Bojonegoro Harapkan Sinergi LDII dalam Pembangunan


LUGAS | Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Hj. Anna Muawannah membuka acara Musyawarah Daerah Lembaga Dakwah Islam Indonesia (Musda LDII) IX tahun 2020 di Aula serba guna Komplek Pondok Pesantren Pelajar dan Mahasiswa (PPPM) Birrul Walidain Klangon, Sabtu (28/11/2020).

Bupati Hj. Anna Muawannah dalam sambutannya mengatakan untuk membentuk suatu organisasi yang solid diperlukan pimpinan yang peduli terhadap anggotanya, bisa bersinergi dengan pemkab serta bisa menjalin hubungan yang baik dengan organisasi manapun.



“Saya harap pelaksanaan Musda LDII kali ini bisa menghasilkan pemimpin yang baik. Dengan mengucapkan Bismillaahirrahmaanirrahiim Saya buka Musda IX LDII Kabupaten Bojonegoro tahun 2020. Semoga Sukses,” ucap Bupati Anna Muawannah disusul pemukulan gong tanda dibukanya Musda.

Bupati juga menyampaikan, sinergi antara organisasi dengan pemkab dibutuhkan dalam pembangunan Bojonegoro kedepan. Sumbangsih dan pemikiran inilah yang dinanti oleh Pemkab dijadikan landasan untuk membangun Bojonegoro.

Kepada peserta Musda Bupati menyampaikan bahwa pembangunan Bojonegoro selama dua tahun kepemimpinannya telah banyak membangun berbagai infrastrukstur seperti cor jalan sepanjang 625 kilometer yang sudah dilaksanakan di tahun 2019-2020 dan Penghargaan UHC dari Kementerian Kesehatan.

“Ini semua berkat koordinasi yang baik dengan berbagai stakeholder dan semua elemen masyarakat,” jelas Bupati yang akrab disapa Bunda Anna.

Sejalan dengan Bupati, Amrodji Konawi, Ketua DPW LDII Provinsi Jawa Timur mengatakan bahwa, hendaknya LDII Kabupaten Bojonegoro setelah Musda ini bisa bersama-sama pemkab membantu pembangunan bidang ekonomi, kesehatan, pendidikan dan peningkatan SDM. Sebab, bagaimanapun baiknya suatu organisasi, tidak akan bisa besar kalau tidak ada sinkronisasi dengan pemerintah dan ormas lain.

“Jadi saya harap, siapapun yang terpilih sebagai ketua baru nanti, bisa menyusun program kerja demi kemajuan organisasi dan sejalan dengan program Pemkab,” kata Amrodji Konawi.

Lebih lanjut, jelas Amrodji, Musda kali ini supaya tetap mengacu pada AD/ART organisasi. Sehingga keputusan yang dihasilkan dari produk Musda ini dapat bermanfaat bagi anggota organisasi itu sendiri dan masyarakat pada umumnya.

“Apapun yang dihasilkan dari Produk Musda ini, Saya harap peserta semua bisa menerima dengan hati ridho. Karena puncak dari suatu organisasi adalah gelaran Musda yang memilih Ketua baru. Sebagai landasan pelaksanaan kegiatan organisasi lima tahun mendatang,” terang Amrodji.

Di akhir acara, Musda ditutup doa oleh KH Alamul Huda Ketua MUI Kabupaten Bojonegoro dan dilanjutkan dengan proses pemilihan ketua baru.


Hadir dalam pembukaan Musda, Komandan Kodim 0813 Letkol Inf Bambang Hariyanto, Ketua MUI Bojonegoro K.H. Alamul Huda, Ketua Pimpinan Daerah Persyarikatan Muhammadiyah K.H. Suwito, utusan Nahdhatul Ulama, Kemenag, Mahmudi Kepala Kesbangpol, Kapolsek, Camat.

Acara juga dilaksanakan secara daring dan diikuti peserta di 14 titik kecamatan yang tersebar se-Wilayah Kabupaten Bojonegoro.

Reporter:  Agung Igo
Editor: Mahar Prastowo


Baca Juga:
Musda LDII Bojonegoro, H. Saptoto Kembali Terpilih Secara Aklamasi