Header Ads Widget

Hosting Unlimited Indonesia

Update

8/recent/ticker-posts

Vaksinasi Covid-19 untuk Wartawan Dilaksanakan Kamis Hingga Sabtu Pekan Ini


Kerap berkerumun saat bertugas, wartawan disuntik vaksin Covid-19


LUGAS
| Jakarta
- Mobilitas tinggi dan kerap berkerumun bahkan berdesakan saat liputan terutama wawancara doorstop, membuat wartawan berisiko tinggi terhadap penularan Covid-19. Oleh karena itu, wartawan dari berbagai media mulai disuntik vaksin hari ini, Kamis (25/2/2021). Dijadwalkan vaksinasi berlangsung hingga Sabtu (27/2/2021) di Hall A Basket Gelora Bung Karno (GBK) Senayan, Jakarta Pusat, setiap harinya mulai pukul 08.00 WIB hingga pukul 16.00 WIB.

Presiden Jokowi pada perayaan puncak Hari Pers Nasional (HPN) di Istana Negara, Jakarta, 9 Februari lalu mengatakan bahwa vaksin yang akan diberikan pada awak media diambil dari 12 ribu vaksin Sinovac yang didapatkan pemerintah dari China pada Desember 2020.

Ketua Dewan Pers Muhammad Nuh menyatakan wartawan yang namanya telah terdaftar untuk menerima vaksin diwajibkan membawa KTP asli sekaligus photocopy KTP sebagai prasyarat menerima vaksin.

"Peserta vaksinasi Covid-19 wajib hadir paling lambat 60 menit sebelum jam yang dijadwalkan untuk dirinya berakhir. Misalnya X mendapatkan jadwal pukul 8-10, maka paling lambat hadir pukul 09.00," tulis Nuh.

Peserta yang hadir di luar jam yang telah ditentukan tidak diperbolehkan untuk masuk area vaksinasi.
Calon penerima vaksin juga dihimbau untuk disiplin dalam menjalankan pengaturan jadwal dan menjaga protokol kesehatan.

Sedikitnya 1.838 orang wartawan tercatat akan menjalani vaksinasi Covid-19 di hari pertama, Kamis (25/2/2021), dari total 5.512 orang wartawan.

Para peserta vaksinasi adalah 512 wartawan yang sejak awal dijadwalkan mendapatkan vaksin dalam rangka Hari Pers Nasional (HPN) 2021. Kemudian ditambah 5.000 orang yang dikoordinasikan oleh Dewan Pers bersama 10 organisasi konstituen Dewan Pers dan Forum Pemred.

“Risiko tertular Covid-19 bagi wartawan juga tinggi. Karena itu pada kesempatan puncak acara Hari Pers Nasional 9 Februari lalu di Istana Negara kami meminta Bapak Presiden menambah 5.000 insan pers untuk divaksinasi,” kata Ketua Umum Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat Atal S Depari, melalui keterangan tertulis Selasa lalu. [L]

Posting Komentar

0 Komentar