Header Ads Widget

Hosting Unlimited Indonesia

Update

8/recent/ticker-posts

Kapolda Riau Siapkan 661 Personil Untuk Bubarkan Kerumunan Tak Jelas



LUGAS | Pekanbaru - Kapolda Riau, Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi, S.I.K., M.Si., pada Jum'at (30/04) disela tugasnya mengatakan bahwa saat ini Pandemi Covid-19 menunjukkan grafik yang Kembali meninggi di Riau.

"Keselamatan Rakyat adalah Hukum Tertinggi, kita mencermati kerumunan yang berpotensi menjadi klaster penyebaran Covid-19. Oleh karena itu kita siap untuk membubarkan kerumunan yang bisa membahayakan keselamatan jiwa warga karena adanya pandemi Covid-19," ujar Kapolda.

“Ini menjadi perhatian kita. Dan angka ini menjadi sandaran hukum bagi kita untuk menyelamatkan masyarakat dengan melakukan pembubaran kerumunan warga,” lanjut Agung. 

Irjen Agung juga menambahkan bahwa pihaknya menurunkan sebanyak 661 personil diseluruh Riau untuk membubarkan kerumunan yang tidak jelas manfaatnya. 

“Hal ini penting karena sebagaimana saya katakan: Salus populi suprema lex esto…!! Keselamatan rakyat adalah Hukum tertinggi. Sehingga wajib hukumnya bagi institusi Polri untuk menjaga agar seluruh warga jangan lagi terkena wabah, apalagi beberapa wilayah berada pada kategori zona merah ini," lanjut Irjen Agung.

Menurut Irjen Agung apapun kerumunan yang berpotensi penularan virus akan dibubarkan. Pihaknya tidak melarang orang untuk berjualan karena hal itu adalah urat nadi perekonomian rakyat, namun dirinya meminta untuk tidak duduk-duduk ngobrol atau kongkow di lokasi jualan yang bisa menyebabkan kerumunan. 

“Di Pasar Tradisonal masyarakat berbelanja dan pulang, bukan duduk-duduk yang mengundang kerumunan. Itu juga tetap kami himbau dengan tegas agar setiap Pengurus dan Pengelola Pasar Tradisional harus mematuhi protokol Kesehatan,” sambung Agung. 

Dengan memenuhi persyaratan Protokol Kesehatan, seperti pengunjung pasar menggunakan masker dan Pengelola Pasar menyedikan lokasi tempat cuci tangan, diharapkan agar penyebaran Covid-19 bisa ditekan. 

“Kita semua harus bekerja sama. Kita harus mampu menekan laju penderita covid-19. Oleh karena itu, kerjasama warga masyarakat, agar kita berhasil keluar dari situasi pandemi ini, mutlak kita perlukan," tutup Irjen Agung.





(L/Taufik)

Posting Komentar

0 Komentar