Header Ads Widget

Hosting Unlimited Indonesia

Update

8/recent/ticker-posts

Ambyar...! Penyidik Temukan Dokumen Kasus Korupsi Pembangunan Puskesmas Sahu-Tikong



LUGAS | Taliabu - Kejaksaan Negeri (Kejari) Taliabu membuka kembali gudang penyimpanan dokumen milik Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Taliabu, pada Jum'at (4/5/2021) sekira pukul 15.00 WIT, yang sebelumnya disegel.

Hasilya? Keterangan 12 saksi pun ambyar...! Jaksa penyidik menemukan dokumen yang dicari dalam almari yang pada saat penggeledahan sebelumnya dikunci. 

Hal itu dilakukan guna mengungkap kasus Puskesmas Sahu-Tikong yang merugikan negara sebesar Rp1,98 milyar.

"Sore kemarin, jaksa selaku penyidik lanjutkan pencarian dokumen di ruang arsip BPKAD, terutama di almari arsip yang kemarin masih terkunci. Jaksa penyidik menemukan dokumen yang dicari dalam almari yang pada saat penggeledahan sebelumnya dikunci," ungkap Kajari Taliabu, Dr. Agustinus Herimulyanto, S.H.,M.H.Li.

Sebelumnya dalam pemeriksaan terhadap 12 saksi atas kasus Puskesmas Sahu-Tikong tersebut, mereka menyebut bahwa dokumen yang dimaksud telah hilang.

"Orang-orang terkait yang sebelumnya telah diperiksa menerangkan, dokumen yang dimaksud tidak dapat mereka temukan lagi, sehingga tidak bisa menyerahkan kepada penyidik," ucap Agustinus.


Artikel tentang Kejari Taliabu Klik di SINI

Dalam penanganan kasus tersebut, Kajari mengungkapkan sempat ada pengembalian dan ke rekening kas daerah, namun anonim atau tanpa nama penyetor.

"Telah ada pihak tertentu mengembalikan sebagian temuan kerugian melalui dinkes di bulan April dan Mei 2021 ke rekening Kas daerah, namun di lembar STS (surat tanda setoran), tidak tercantum nama dan tandatangan penyetornya," ungkap Agustinus.

Ia meminta, jika memang ada iktikad baik untuk pengembalian kerugian, segera serahkan kepada penyidik.

"Sehingga dapat diperhitungkan  dan dipertimbangkan dalam perkara yang sedang proses," pintanya.

Adapun terhadap 12 saksi yang sebelumnya memberi keterangan bahwa dokumen telah hilang, belum didapat informasi apakah ada keterlibatan dalam kasus ini atau tidak.



Laporan LUGAS Taliabu

Posting Komentar

0 Komentar