LUGAS | Jambi — Kondisi kabel jaringan Wi-Fi yang dinilai semrawut dan tidak tertata rapi di sejumlah ruas jalan Kota Jambi mendapat sorotan dari kalangan pemuda. M. Rosyid, warga Kelurahan Kenali Besar, Kecamatan Alam Barajo, yang akrab disapa Rosyid Jurnalis, menilai situasi tersebut mencerminkan lemahnya pengelolaan infrastruktur telekomunikasi di ruang publik.
Rosyid mengungkapkan, Senin (19/1/2026), salah satu titik yang paling mencolok berada di depan Hotel Mutiara, Jalan Patimura, Kelurahan Kenali Besar. Di lokasi tersebut, kabel-kabel Wi-Fi terlihat menjuntai, bertumpuk, dan melilit tiang-tiang jalan, sehingga mengganggu estetika kawasan serta memberi kesan kumuh dan tidak tertata.
“Semrawutnya kabel Wi-Fi sangat mengganggu keindahan Kota Jambi. Tiang jalan dipenuhi lilitan kabel, merusak tata kota, menurunkan nilai estetika, dan menciptakan kesan kota yang tidak terkelola dengan baik,” ujar Rosyid.
Aktivis muda yang juga terlibat dalam sejumlah organisasi kemasyarakatan, di antaranya Ormas Serambi Bersatu, Lembaga Anti Narkotika, dan Baramuda 08, itu meminta Pemerintah Kota Jambi segera mengambil langkah konkret. Ia menaruh harapan besar kepada Wali Kota Jambi, dr. Maulana, serta Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) sebagai instansi yang memiliki kewenangan dalam pengaturan dan pengawasan jaringan telekomunikasi.
Menurutnya, Diskominfo perlu memperkuat koordinasi lintas sektor dengan para penyedia layanan internet (internet service provider/ISP) guna menata jaringan fiber optik, Wi-Fi publik, serta infrastruktur teknologi informasi dan komunikasi (TIK) secara terencana, terpadu, dan berkelanjutan.
“Kabel Wi-Fi yang tidak tertata rapi bukan sekadar persoalan teknis, tetapi juga menyangkut keselamatan masyarakat, kualitas pelayanan publik, dan wajah Kota Jambi sebagai ibu kota provinsi,” tegasnya.
Rosyid menambahkan, penataan kabel melalui penerapan sistem ducting bawah tanah atau penertiban tiang utilitas bersama merupakan kebutuhan mendesak. Langkah tersebut dinilai sejalan dengan upaya mewujudkan Kota Jambi yang tertib, aman, dan indah sebagaimana semangat dalam slogan Kota Jambi Bahagia.
Ia berharap, pembangunan Kota Jambi ke depan tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan, tetapi juga pada kerapian tata kota dan kenyamanan visual, sebagai cerminan tata kelola pemerintahan yang profesional dan berpihak pada kepentingan masyarakat luas.

kota perlu pembenahan total,itu gunabya suara anda di beli kemerwn untuk perwakilan suara publik.